Ratusan Yatim di Lambada Lhok Akhiri Program Tahfiz Alquran dan Terima Bantuan

Selama kegiatan itu juga banyak warga yang menyumbangkan uang seikhlasnya, sehingga bisa diberikan bantuan untuk anak yatim.

Ratusan Yatim di Lambada Lhok Akhiri Program Tahfiz Alquran dan Terima Bantuan
IST
Para peserta mengakhiri program tahfiz Alquran di Balai Cahaya Aceh (YCA) Gampong Lambada Lhok, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, Sabtu (9/6/2018). 

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Yayasan Cahaya Aceh (YCA) membantu ratusan anak yatim di Gampong Lambada Lhok, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, Sabtu (9/6/2018).

Kegiatan itu digelar bersamaan dengan penutupan program tahfiz Alrquran gratis bagi anak-anak selama 25 Hari Ramadhan yang sudah berlangsung di balai yayasan tersebut.

Pendiri sekaligus Ketua Pembina Yayasan Cahaya Aceh, Azwir Nazar mengatakan, bahwa sejak dimulainya program tahfiz pada hari pertama Ramadhan langsung diramaikan oleh peserta.

Tujuan digelar program tersebut, supaya anak-anak tidak lalai dengan games selama bulan Ramadhan.

Sehingga dengan ada program tahfiz, mereka dapat menghabiskan Ramadhan dengan kegiatan bermanfaat.

“Alhamdulillah program ini sukses berkat dukungan semua, karena ketulusan adik-adik kita yang menghafal dan belajar Alquran, para guru yang luar biasa dan muhsinin yang membantu secara sukarela. Walau hanya kenal via medsos," sebut Azwir.

Baca: Hanya dalam 20 Hari, Santri Ini Mampu Hafal 9 Juz Alquran

Ia menambahkan, para ustaz dan ustazah yang direkrut untuk mengasuh kelas di program tersebut merupakan para hafidz yang sudah hafal 30 juz.

Selama kegiatan itu juga banyak warga yang menyumbangkan uang seikhlasnya, sehingga bisa diberikan bantuan untuk anak yatim.

Ketua YCA, Mushallin Zulkifli menyampaikan, bahwa pihaknya akan mengupayakan supaya program tersebut dapat berlanjut setelah Ramadhan.

“Mungkin pulang sekolah mereka bisa langsung ke Balai untuk menghafal, belajar bahasa asing atau tilawah. Kita akan jadwalkan itu pasca lebaran," lanjut alumni MUQ Pagar Air tersebut.

Baca: Pasukan Israel Tangkap 12 Orang Palestina yang Sedang Membaca Alquran di Kompleks Al-Aqsa  

Ia menambahkan, meskipun belum ada bantuan pemerintah, kegiatan tersebut tetap diusahakan untuk terus berjalan.

Karena prinsipnya berbuat, walaupun kecil, sebab nanti Balai Cahaya Aceh akan menjadi balai edukasi dan pusat kegiatan secara berkala. 

“Usai Ramadhan kita juga akan gagas taman baca bagi anak anak. Semuanya kita usahakan gratis, sesuai arahan pembina, ini adalah bentuk belajar dan pengabdian. Kita mesti pula mulai dari kampung yang selama ini mungkin kurang perhatiannya. Ya sambil belajar sambil mengabdi juga,” kata Mushallin.(*)

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help