Home »

News

» Sains

Blood Moon Terjadi 28 Juli 2018, Inilah 6 Mitos Tentang Gerhana Bulan dari Seluruh Dunia

Pada Sabtu (28/7/2018) mendatang, gerhana Bulan total akan kembali menyapa Indonesia.

Blood Moon Terjadi 28 Juli 2018, Inilah 6 Mitos Tentang Gerhana Bulan dari Seluruh Dunia
SERAMBI/M ANSHAR
Proses Super Blue Blood Moon atau gerhana bulan saat awal (kiri), gerhana bulan total (tengah) dan proses akhir gerhana bulan (kanan) direkam menggunakan lensa teleskop refractor 900 mm di Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Aceh, Rabu (31/01/18) malam. 

SERAMBINEWS.COM - Pada Sabtu (28/7/2018) mendatang, gerhana Bulan total akan kembali menyapa Indonesia.

Gerhana Bulan kali ini juga disebut dengan "Blood Moon" atau Bulan Darah berkat adanya warna kemerahan yang muncul akibat Bulan melewati bayangan Bumi.

Di Indonesia, awal gerhana Bulan akan terjadi pada pukul 00.15 WIB.

 
Fenomena gerhana Bulan kali ini terbilang sangat istimewa.

Pasalnya, ini akan menjadi gerhana bulan total terlama pada abad ke-21.

Sebagai fenomena alam, gerhana Bulan juga dikelilingi mitos-mitos yang beredar di lingkup masyarakat tertentu.

Apalagi, zaman dahulu belum ada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memadai untuk memahami fenomena alam tersebut.

Baca: Kisah Pemilik 10 Ular Piton Habiskan Rp 3 Juta Per Bulan, Tolak Tawaran Rp 150 Juta untuk Syahrini

Baca: VIDEO - Dikawal Petugas Bersenjata, Ruang Kerja Bupati Bener Meriah Digeledah

Kali ini, TribunTravel.com merangkum lima mitos populer di beberapa kawasan di dunia mengenai fenomena gerhana Bulan dari laman Bustle.com dan blog.science.edu.sg.

1. Kebaikan yang dilakukan manusia akan berlipat ganda

Umat Budha di Tibet percaya, segala kebaikan yang kamu lakukan kala gerhana Bulan terjadi akan berlipat ganda.

Halaman
1234
Editor: faisal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help