Kuota Caleg Tetap 120 Persen

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akhirnya mengabulkan permintaan DPRA terkait kuota caleg DPRA

Kuota Caleg Tetap 120 Persen
IST
Azhari Cagee 

* KPU Kabulkan Permintaan DPRA
* Tidak berlaku untuk Partai Nasional

BANDA ACEH - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akhirnya mengabulkan permintaan DPRA terkait kuota caleg DPRA dan DPRK kabupaten/kota di Aceh. Dengan demikian, kuota caleg di Aceh untuk Pileg 2019 tetap 120 persen dari jumlah kursi di setiap daerah pemilihan.

Kepastian tersebut diperoleh setelah KPU membalas surat DPRA, Senin (9/7), yang meminta KPU untuk meninjau ulang pemberlakuan kuota caleg 100 persen sebagaimana ditetapkan KPU RI dalam surat keputusan bernomor: 608/PL. 01.4-SD/06/KPU/VI/2018 tertanggal 25 Juni 2018.

Ketua Komisi I DPRA, Azhari Cagee, kepada Serambi, Senin (9/7) malam mengatakan, dalam surat balasan KPU bernomor 646/PL.01.4-SD/06/KPU/VII/2018 itu, disampaikan bahwa kuota caleg DPRA dan DPRA di Aceh yang disusun dan diajukan oleh partai politik lokal di Aceh, paling banyak 120 persen.

Hal itu mengacu pada Pasal 80 Undang Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh. Selain itu juga berdasarkan Pasal 15, 16, dan 17 Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2008 tentang partai politik lokal peserta pemilihan umum DPRA dan DPRK kabupaten/kota, diatur daftar bakal calon anggota DPRA dan DPRK wilayah Aceh yang disusun dan ditetapkan oleh partai politik lokal Aceh peserta pemilu dapat memuat paling banyak 120 persen.

“Namun ada kesalahan penulisan tahun pada Qanun Nomor 3 dalam surat itu, seharusnya Qanun Nomor 3 tahun 2008, sementara dalam surat tertulis tahun 2018,” sebut Azhari Cagee.

Komisioner KPU RI, Ilham Saputra, yang dikonfirmasi Serambi membenarkan tentang adanya surat balasan tersebut. Dia juga menyebutkan jika di dalam surat ada kesalahan penulisan tahun qanun. “Mau diperbaiki dulu, tahunnya salah,” imbuhnya.

Ditanya apakah dengan adanya surat tersebut berarti KPU menganulir surat keputusan bernomor 608/PL. 01.4-SD/06/KPU/VI/2018 tertanggal 25 Juni 2018 yang menyebutkan kuota caleg 100 persen? Ilham menjawab bahwa surat balasan itu bukan untuk menganulir surat keputusan sebelumnya. “Bukan anulir, kita hanya menjawab surat DPRA, gitu ya,” pungkas Ilham.

Ketua Komisi I DPRA, Azhari Cagee menyampaikan ucapan terima kasih kepada KPU yang telah menetapkan kuota caleg 120 persen untuk partai politik lokal di Aceh. Hal itu dia katakan, tak terlepas dari upaya-upaya yang dilakukan DPRA. “Tentu kami ucapkan terima kasih kepada KPU. Surat soft kopi ini juga sudah dikirim ke KIP Aceh dan kabupaten/kota,” kata Azhari.

Komisi I DPRA diakuinya, sudah dua kali melakukan pertemuan dengan KPU RI. Mereka menyampaikan keberatan melalui surat yang berisi pandangan DPRA terkait kuota caleg tersebut. Azhari mengatakan, DPRA tetap mempertahankan Qanun Nomor 3 Tahun 2008 agar berlaku di Aceh pada Pileg 2019 mendatang. Di mana dalam Pasal 17 disebutkan, partai politik lokal peserta pemilihan umum anggota DPRA dan DPRK menentukan daftar bakal calon sebagaimana dimaksud dalam pasal 15, memuat paling banyak 120 persen dari jumlah kursi pada setiap daerah pemilihan.

Halaman
123
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help