Ada Beras Berbau Apak yang Disalurkan Kepada Keluarga Prasejahtera di Pidie Jaya

Disinyalir, beras bermutu jelek itu memang sengaja dislip alias disaloh (bahasa Aceh---red) diantara beras yang bagus

Ada Beras Berbau Apak yang Disalurkan Kepada Keluarga Prasejahtera di Pidie Jaya
SERAMBI/ABDULLAH GANI
BERAS prasejahtera atau ranstra yang disalurkan Bulog Divisi Regional (Divre) Pidie untuk masyarakat Pidie Jaya belakangan hampir setiap bulan banyak ditemui berkualitas rendah. Hal itu bertolak belakang dengan apa yang disampaikan pada Launching beberapa bulan lalu yang katanya rastra berkualitas super. 

Laporan Abdullah Gani | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Beras untuk keluarga prasejahtera atau Rastra (dulu disebut raskin) yang dibagikan kepada masyarakat Pidie Jaya belakangan tampak berkualitas rendah.

Selain berwarna kusam atau kecoklat-coklatan dan banyak menir juga berbaunya seperti apak.

Diakui, kendati tidak keseluruhan dari jumlah jatah per gampong yang disalurkan atau hanya beberapa sak, namun beras berkualitas jelek kualitasnya sangat segnifikan.

Baca: Atap Rumah Duafa Bantuan Pemkab Pidie Jaya Diterbangkan Angin Sejauh 30 Meter

Disinyalir, beras bermutu jelek itu memang sengaja dislip alias disaloh (bahasa Aceh---red) diantara beras yang bagus.

Beberapa warga Meurahdua kepada Serambinews,com terpisah dalam sepekan terakhir mengungkapkan bahwa kondisi beras jelek diantara beras bagus mungkin itu sengaja diselipkan oleh pihak atau orang yang ikut dalam pengadaan beras rastra.

Beras dimaksud dibeli Bulog dari kilang padi dan di sanalah di 'sulap'. Sehingga wajar saja bila pihak Bulog tak mengetahuinya. 

Karena hanya dalam jumlah sedikit, sehingga bisa jadi tak terkena pada sampel atau contoh beras.

Masyarakat mengharapkan perhatian pemerintah atau dalam hal ini Bulog supaya setiap beras yang dibeli harus diteliti lebih cermat lagi.

Baca: Pembobol Kios Ponsel di Pidie Jaya Diciduk Saat Angkut Ikan Hasil Melaut di Banda Aceh

Salah seorang pedagang yang ikut membeli beras rastra dari warga membenarkan, beras rastra yang dibagikan dalam tiga bulan terakhir berkualitas rendah.

Catatan Serambinews.com penyaluran pada bulan-bulan pertama kedua dan ketiga tahun ini, kualiatsnya beras rastra bagus seperti pada Launching yang dilakukan Bupati di pendopo setempat.

Rupanya itu hanya “trik” saja memperlihatkan pada pejabat. Nyatanya belakangan mutunya bercampur. (*)      

Penulis: Abdullah Gani
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help