Taman Sari Miliki Panggung Permanen

Taman Sari (Bustanus Salatin) Banda Aceh dalam waktu dekat akan memiliki panggung utama permanen untuk kegiatan seni

Editor: hasyim
Gambar 3D Panggung Seni Budaya Taman Sari Banda Aceh 

BANDA ACEH - Taman Sari (Bustanus Salatin) Banda Aceh dalam waktu dekat akan memiliki panggung utama permanen untuk kegiatan seni dan budaya. Berbeda dengan panggung sebelumnya yang harus dibongkar-pasang saat ada even, panggung yang sedang dibangun kali ini lebih representatif dengan ukuran 20x28 meter yang dilengkapi atap dan latar bermotif Aceh.

Informasi itu disampaikan Kabid Penataan Bangunan dan Jasa Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Banda Aceh, Muhammad Yasir ST MT kepada Serambi, Jumat (20/7). Dikatakan, pembangunan panggung permanen itu didasari oleh banyaknya even berskala nasional maupun internasional di Kota Banda Aceh setiap tahunnya.

“Kawasan Taman Sari selain memiliki nilai historis, juga menjadi pusat keramaian warga kota Banda Aceh. Kita butuh panggung yang representatif di sini,” ujar Yasir, dan menyebut panggung tersebut memiliki tinggi 2 meter di atas permukaan tanah. Dijelaskan, bangunan tersebut dibangun tepat di pertapakan panggung lama di dekat Tugu Proklamasi tepatnya di tengah Taman Sari.

Menurutnya, bangunan berbiaya Rp 1.850.120.000 itu disesuaikan dengan keindahan arsitektur Taman Sari yang bercorak etnik. “Jadi ke depan kita tidak pakai panggung ‘bongkar pasang’ lagi kalau ada even di Taman Sari. Panggung permanen ini bisa digunakan untuk berbagai even terutama kegiatan seni dan budaya Aceh,” jelasnya.

Yasir menambahkan, panggung Taman Sari ditargetkan selesai pada November 2018. Ke depan, lanjutnya, pengelolaan panggung menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Keindahan Kota (DLHK) Banda Aceh sebagai pengelola Taman Sari.(fit)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved