Darwati Diperiksa Enam Jam di KPK

Darwati A Gani, istri Gubernur Aceh non-aktif, Irwandi Yusuf, diperiksa selama enam jam oleh KPK

Darwati Diperiksa Enam Jam di KPK
SERAMBINEWS.COM/M ANSHAR
DARWATI A GANI,Istri Irwandi Yusuf 

BANDA ACEH - Darwati A Gani, istri Gubernur Aceh non-aktif, Irwandi Yusuf, diperiksa selama enam jam oleh KPK sebagai saksi untuk tersangka T Syaiful Bahri dalam kasus dugaan suap Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) 2018, Selasa (31/7). Selain Darwati, KPK juga memeriksa beberapa lainnya, termasuk dua pejabat aktif Aceh.

Dilansir Kompas.com, Darwati diperiksa sejak pukul 10.00 hingga 16.00 WIB. Saat keluar dari Gedung KPK, Darwati tak banyak memberi keterangan. Dia bergegas menyusuri jalan keluar tanpa menjawab pertanyaan wartawan. “Maaf ya,” kata Darwati yang mengenakan pakaian gamis dan membawa sebuah buku di tangannya.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah dalam keterangannya kepada Serambi, kemarin, mengatakan, Darwati diperiksa penyidik KPK untuk mengklarifikasi terkait dokumen yang ditemukan di rumah pribadinya atau rumah Irwandi Yusuf di Jalan Salam, Gampong Bandar Baru (Lampriek), Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh.

“Terhadap saksi Darwati A Gani, diklarifikasi tentang pengetahuannya terkait dokumen yang ditemukan di rumah pribadi Irwandi Yusuf saat penggeledahan dilakukan. Saat penggeledahan penyidik menyita dokumen terkait aliran dana,” kata Febri Diansyah.

Sementara itu, Darwati A Gani secara khusus kepada Serambi tadi malam mengatakan, dirinya diperiksa sebagai saksi untuk Ahmadi, T Syaiful Bahri, dan Hendri Yuzal. Darwati mengaku, memilih mundur menjadi saksi untuk suaminya, Irwandi Yusuf. “Saya diperiksa sebagai saksi Ahmadi, Syaiful, dan Hendri, dan saya memilih mundur jadi saksi abang (Irwandi Yusuf). Itu dibolehkan menurut undang-undang,” jelas Darwati.

Darwati juga mengaku dirinya ditanyai penyidik terkait penemuan dokumen di rumahnya. Menurut politisi PNA ini, dokumen yang ditemukan penyidik KPK itu adalah catatan program usulan masyarakat saat dia masih menjabat sebagai anggota DPRA. “Itu catatan sewaktu saya masih anggota dewan dan ada juga bukti transfer untuk pembuatan rumah anak yatim, itu juga sebelum pelantikan abang transfernya,” kata Darwati.

Ibu lima anak ini juga mengakui bahwa KPK menanyakan hubungannya dengan ketiga tersangka tersebut. “Ditanyakan sudah berapa lama kenal, saya cuma jawab yang saya tahu. Kenal Ahmadi setelah dilantik, Syaiful sebagai pengusaha dan Hendri sebagai ajudan abang. Mereka juga tanya riwayat hidup dan aset-aset yang kami punya, itu aja,” ujar Darwati.

Menurut Darwati dia diperiksa mulai pukul 11.00 sampai pukul 16.00 WIB. “Tapi banyak istirahatnya, waktu efektif pemeriksaan sekitar tiga jam,” tukas Darwati A Gani.

Sementara Jubir KPK, Febri Diansyah, kepada Serambi juga mengatakan, selain Darwati A Gani, kemarin, KPK juga memeriksa beberapa orang lainnya sebagai saksi untuk Irwandi Yusuf, termasuk dua pejabat aktif Aceh, Alhudri (Kepala Dinas Sosial Aceh) dan dr Taqwallah (Asisten II Pemerintah Aceh).

Berbeda dengan Darwati, Alhudri dan Taqwallah diperiksa sebagai saksi untuk Irwandi Yusuf. Terhadap Taqwallah, KPK mendalami terkait perannya dalam penganggaran dan pengadaan proyek DOKA 2018. “Saksi diperiksa terkait tugasnya sebagai wakil ketua penyusunan DOK Aceh dan pengawasan pengadaan,” jelas Febri.

Menurut Febri Diansyah, dari lima saksi yang dipanggil kemarin, dua saksi ternyata mangkir alias tidak hadir. Kedua saksi yang mangkir yaitu Apriansyah yang menurut Febri merupakan staf Steffy Burase, perempuan yang disebut-sebut punya hubungan khusus dengan Irwandi Yusuf. Sedangkan satu saksi lagi adalah Kurniawan (member Alliaze).

Steffy sendiri juga telah diperiksa dalam kasus dugaan rasuah tersebut. Dia diperiksa sebagai saksi terhadap Irwandi Yusuf, terkait dugaan aliran dana untuk kegiatan Aceh Marathon 2018. “Dua tersangka saksi untuk tersangka Irwandi Yusuf tidak hadir, mereka adalah Apriansyah (staf Steffy) dan Ade Kurniawan (member Alliaze),” tulis Febri dalam keterangannya.

Menurut Febri, belum diketahui alasan mengapa kedua orang tersebut mangkir dari panggilan KPK.(dan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved