PKA Ke 7 Tahun 2018

Dibantu Satpol PP, Gadis Berkursi Roda Ini Bisa Melihat Isi Rumoh Aceh di Anjungan Aceh Selatan

Amir memerintahkan personilnya untuk membantu dan memprioritaskan pelayanan untuk penyandang disabilitas.

Dibantu Satpol PP, Gadis Berkursi Roda Ini Bisa Melihat Isi Rumoh Aceh di Anjungan Aceh Selatan
KOLASE SERAMBINEWS.COM/IST
Petugas Satpol PP membantu gadis pengguna kursi roda naik ke Anjungan Aceh Selatan, di Kompleks Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, Rabu (8/8/2018). 

SERAMBINEWS.COM - Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-7 yang dilaksanakan di tiga lokasi terpisah di Banda Aceh, 5 sampai 15 Agustus 2018, menyedot perhatian masyarakat Aceh maupun luar Aceh.

Sejauh ini, antusiasme warga untuk datang ke arena PKA ke-7 terlihat sangat tinggi.

Tiga lokasi yang menjadi titik kegiatan PKA, yaitu di Taman Ratu Safiatuddin, Lapangan Blangpadang, dan Kompleks Museum Negeri, setiap harinya dipadati pengunjung dari berbagai daerah.

Antusiasme pengunjung ini salah satunya terlihat saat seorang gadis yang menggunakan kursi roda datang menyaksikan dan menikmati atraksi budaya di Taman Ratu Safiatuddin atau yang lebih dikenal dengan Kompleks PKA.

Sayangnya, gadis yang datang ke arena PKA pada Rabu (8/8/2018) malam ini, tidak bisa masuk ke anjungan-anjungan kabupaten/kota.

(Baca: Masyarakat Antusias Sambut PKA)

Karena hampir semua anjungan itu berbentuk bangunan tinggi dan tidak dilengkapi akses bagi disabilitas.

Sampai kemudian tiba di depan Anjungan Kabupaten Aceh Selatan, beberapa petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang bertugas di sana, menawarkan bantuan mengangkat sang gadis bersama kursi rodanya ke atas Rumoh Aceh.

“Banyak yang meneteskan air mata melihat peristiwa ini,” kata Amir Makam, Kabid Trantibbum Pol PP Aceh Selatan kepada Serambinews.com.

(Baca: Anjungan Aceh Selatan Sedot Perhatian Pengunjung)

(Baca: Aceh Selatan Juara Catur, Banda Aceh Juara Puisi)

Amir memerintahkan personilnya untuk membantu dan memprioritaskan pelayanan untuk penyandang disabilitas.

Di atas rumoh aceh yang menjadi anjungan Aceh Selatan, si gadis melihat beragam benda seni dan budaya, serta produk unggulan yang dimiliki kabupaten penghasil pala terbesar di Aceh ini.

Ia terlihat gembira saat petugas Satpol PP menurunkannya kembali dari atas rumoh aceh setinggi sekitar empat meter itu.(*)

Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved