Luar Negeri

Presiden Venezuela Putuskan BBM Murah Khusus Bagi Warga yang Punya Kartu Khusus

Sebelum krisis ekonomi melanda, pemerintah Venezuela memberikan subsidi besar-besaran untuk BBM untuk rakyat negeri itu.

Presiden Venezuela Putuskan BBM Murah Khusus Bagi Warga yang Punya Kartu Khusus
Presiden Venezuela Nicolas Maduro menghadiri upacara peringatan ulang tahun ke-81 Garda Nasional di Caracas, Sabtu (4/8/2018). (AFP/JUAN BARRETO) 

SERAMBINEWS.COM, CARACAS - Presiden Venezuela Nicolas Maduro, Selasa (14/8/2018), memutuskan untuk BBM murah di negeri itu hanya bagi warga yang memiliki kartu khusus dari pemerintah.

Sebelum krisis ekonomi melanda, pemerintah Venezuela memberikan subsidi besar-besaran untuk BBM untuk rakyat negeri itu.

Kini, menurut Maduro, kebijakan harga BBM murah itu memicu maraknya pasar gelap dan penyelundupan BBM ke negara-negara tetangga Venezuela.

Baca: Kawasan Pesisir Abrasi Akibat Dihantam Ombak, Pemkab Bireuen Harus Segera Bangun Jetty Penahan Ombak

Baca: 6 Orang Meninggal Dunia Dibakar Mafia Narkoba, Ini 4 Fakta di Balik Kematian Satu Keluarga

Dengan keputusan baru ini maka warga Venezuela yang masih ingin menikmati harga BBM murah harus mendaftarkan kendaraan mereka paling lambat pada Jumat (17/8/2018).

Nantinya mereka akan menerima apa yang disebut sebagai "carnet de la patria" atau kartu tanah air yang memberikan akses bagi pemegangnya untuk mendapatkan bantuan pemerintah.

"Siapa saja yang tidak merespon seruan untuk mengikuti sensus ini, mereka yang tak ingin menerima subsidi, harus membayar BBM dengan harga internasional," kata Maduro tanpa merinci kapan harga baru itu akan diberlakukan.

Baca: Muspika Kluet Utara Berikan Motivasi Bagi Anggota Paskibra

Baca: Soal Dugaan Mahar Politik 500 M, Relawan Jokowi Laporkan Sandiaga Uno ke Bawaslu

Dulu, dengan subsidi pemerintah harga BBM di Venezuela. Untuk satu liter bensin hanya dihargai satu bolivar atau nyaris gratis.

Namun, di pasar gelap hanya dengan satu dolar AS bisa mendapatkan hampir lima juta liter bensin.

Sayangnya, dengan kondisi ekonomi saat ini, rakyat Venezuela pasti tak mampu membeli bensin dengan harga internasional.

Dengan inflasi yang amat tinggi, gaji bulanan rata-rata rakyat Venezuela hanya sekitar satu dolar AS, yang nyaris tak bisa untuk membeli apapun.

Baca: Gadis yang Tenggelam Saat Tolong Temannya di Sungai Peureulak Ditemukan Meninggal

Baca: Angkut Kayu Tanpa Dokumen Dengan Truk, Dua Warga Pidie Ditangkap Polisi

Halaman
12
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved