BREAKING NEWS - Boat Pembawa Turis Australia Tujuan Kepulauan Banyak Hilang Kontak Sejak Kemarin

Saat itu Friska mengingatkan agar tidak melanjutkan perjalanan, lebih baik menginap di Sarang Bau atau kembali ke Nias untuk menginap di hotel.

BREAKING NEWS - Boat Pembawa Turis Australia Tujuan Kepulauan Banyak Hilang Kontak Sejak Kemarin
ist
ILUSTRASI - Tim SAR bersama petugas gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi boat pancing yang mati mesin bersama awaknya yaitu tiga turis asing dan dua warga Sabang di perairan Sabang, Jumat (22/6/2018). 

Laporan Dede Rosadi | Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Kapal Motor (KM) Jaya bermuatan sembilan turis Australia dan tiga awak kapal asal Indonesia, tujuan Kepulauan Banyak, Aceh Singkil, hilang kontak.

Yudistira Sekretaris Satgas SAR Kepulauan Banyak, melaporkan, boat kayu dengan bobot 6 GT tersebut berangkat dari Nias, Selasa (21/8/2018) menuju objek wisata Ujung Lolok, Kepulauan Banyak, namun hingga, Rabu (22/8/2018) belum sampai ke lokasi.

Baca: Turis Diajak Hijaukan Aceh dengan Menanam Pohon

"Berdasarkan informasi dari Friska (pemilik penginapan di Ujung Lolok) ada boat yang membawa tamunya dengan 13 penumpang belum tiba dan tidak bisa dihubungi," kata Yudistira.

Berdasarkan laporan yang diterima Satgas SAR Kepulauan Banyak, kapten kapal, Selasa (21/8/2018) sekitar pukul 14.41 WIB sempat mengirimkan SMS kepada Friska bahwa mereka sudah sampai di wilayah Sarang Bau, Nias.

Baca: Turis Asal Ceko Ditemukan Tewas di Mesir, Diserang Hiu saat Berenang di Laut Merah

Saat itu Friska mengingatkan agar tidak melanjutkan perjalanan, lebih baik menginap di Sarang Bau atau kembali ke Nias untuk menginap di hotel.

Baca: Turis Asing Tampar Petugas Imigrasi, Hotman Paris: Sangat Memalukan, Jebloskan ke Penjara!

Baca: Bawa Bom Perang Dunia II, Turis Asal Amerika Serikat Bikin Kegaduhan di Bandara Vienna Austria

"Komunikasi kemudian terganggu dan terputus. Pukul 16.00 WIB saudari Friska menghubungi kapten kapal tetapi tidak dapat terhubung. Kemudian yang bersangkutan menghubungi istri kapten kapal dan mendapatkan informasi bahwa suaminya mengirimkan SMS kepada istrinya sekitar pukul 15.30 WIB menginformasikan bahwa mereka bergerak menuju Ujung Lolok," jelas Yudistira. (*)

Penulis: Dede Rosadi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved