Ketua Umum Hanura OSO Gugat Keputusan KPU, Karena Dicoret dari Daftar Calon Tetap Caleg DPD

Sebelumnya, KPU menggugurkan dua calon legislatif (caleg) DPD yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS)

Ketua Umum Hanura OSO Gugat Keputusan KPU, Karena Dicoret dari Daftar Calon Tetap Caleg DPD
Warta Kota/Henry Lopulalan
Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Oesman Sapta Odang menjawab pertanyaan wartawan di kediamannya Jalan Karang Asem, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis(22/12/2016). Oesman Sapta terpilih secara aklamasi menggantikan Wiranto dalam Munaslub Hanura di Kantor DPP Hanura, Cilangkap, Jakarta Timur. 

SERAMBINEWS.COM - Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) menggugat keputusan Komisi Pemilihan Umum ( KPU) yang mencoretnya dari daftar calon tetap (DCT) caleg DPD.

Sebelumnya, KPU menggugurkan dua calon legislatif (caleg) DPD yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Salah satunya yakni, OSO dari Dapil Kalimantan Barat.

Baca: Anwar Ahmad Dilematis, Haji Uma Mundur dari Hanura

"Sudah tadi digugat, sudah diterima Bawaslu," ujarnya di Posko Cemara, Jakarta, Kamis (20/9/2018).

Seperti diketahui, aturan mengenai larangan anggota DPD rangkap jabatan tercantum dalam putusan MK No. 30/PUU-XVI/2018 yang dibacakan pada 23 Juli 2017.

Aturan itu digunakan KPU sebagai dasar mencoret OSO.

Baca: Oesman Sapta Dituduh Selewengkan Uang Partai Rp 200 Miliar, Begini Tanggapan Wakil Ketua Umum Hanura

OSO tidak menyerahkan surat pengunduran diri dari partai politik sehingga masih dianggap tercatat sebagai anggota partai politik.

Sementara menurut putuasan Mahkamah Konstitusi (MK), anggota DPD dilarang rangkap jabatan sebagai anggota partai politik.

Namun OSO menilai putusan MK itu berlaku pada 2024 mendatang bukan untuk caleg 2019.

Baca: Oesmas Sapta Odang Pecat Ketua Hanura Aceh Syafruddin Budiman, Tunjuk Pelaksana Tugas

Bahkan ia menilai KPU melanggar Pasal 28 UUD 1945 tentang hak bebas dari perlakukan yang bersifat diskriminatif.

"Enggak boleh, lihat Pasal 28 UU 1945 jadi iya berlaku 2024 bukan penafsiran tetapi perintah UUD," kata dia.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Dicoret dari Daftar Calon Tetap, OSO Gugat Keputusan KPU

Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help