Dosen UIN Sebut Standar Kelulusan SKD CPNS Keterlaluan, Netizen: Seharusnya Capres Juga Dites SKD

Kalaulah untuk menjadi calon presiden harus ikut tes seperti model CAT SKD CPNS dengan soal yang sama, maka Jokowi dan Prabowo, bisa tidak lulus.

Dosen UIN Sebut Standar Kelulusan SKD CPNS Keterlaluan, Netizen: Seharusnya Capres Juga Dites SKD
SERAMBINEWS.COM/ANSARI HASYIM
Peserta tes SKD CPNS di Banda Aceh. Budi Azhari (insert) 

Berita ini telah melalui proses revisi. Pada alinea kelima terjadi kesalahan penulisan tempat kerja narasumber. Awalnya tertulis Dosen Unsyiah Budi Azhari MPd, seharusnya Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry Budi Azhari MPd, sebagaimana hasil revisi.

Redaksi Serambinews.com memohon maaf atas kekeliruan ini.

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ribuan calon peserta tes CPNS di Aceh akhirnya harus menelan pil pahit karena tidak lulus seleksi kompetensi dasar (SKD).

Bahkan sebagiannya diliputi perasaan dilematis karena sudah berusaha belajar sungguh-sungguh, ternyata juga belum berhasil.

Setelah ditelusuri biang atas kegagalan para peserta tersebut ada pada tingkat standar kelulusan (passing grade) yang ditetapkan pemerintah pada tes SKD relatif tinggi.

Baca: Daus Mini akan Menikah Ketiga Kalinya dengan Wanita Cantik Ini, Calon Istri Kerap Unggah Foto Bareng

Sehingga banyak peserta yang jatuh dan gagal melanjutkan tes berikutnya.

Fenomena banyak peserta tes CPNS yang tidak lulus ini dikritik berbagai pihak.

Sebagiannya menuding pemerintah membuat kebijakan keterlaluan dengan menetapkan passing grade kelulusan yang 'kejam' tanpa memperhatikan kondisi psikologis dan geografis daerah peserta.

Baca: Banyak Peserta CPNS di Aceh tak Lulus Ujian SKD, Ini 6 Fakta yang Dikeluhkan Peserta Selama Ujian

"Kalaulah untuk menjadi calon presiden harus ikut tes seperti model CAT SKD CPNS tahun 2018 ini dengan soal yang sama, maka Jokowi dan Prabowo, bisa saja keduanya juga tidak lulus," ujar Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry Budi Azhari MPd seperti dikutip Serambinews.com dari laman facebooknya, Senin (5/11/2018).

Pendapat dosen FKIP Matematika ini mendapat tanggapan beragam di media sosial.

Halaman
12
Penulis: Ansari Hasyim
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved