Diduga Markup, Jaksa Bidik Proyek Pengadaan Monografi dan Buku Desa di Agara Senilai Rp 7 Miliar

Pengadaan monografi desa masih dilakukan penyelidikan apakah ada markup harga dan kita juga masih menelusuri kenapa muncul anggaran tersebut.

Diduga Markup, Jaksa Bidik Proyek Pengadaan Monografi dan Buku Desa di Agara Senilai Rp 7 Miliar
Acehselatan.com
Ilustrasi 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

SERAMBINEWS. COM/KUTACANE - Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Tenggara mulai mengusut proyek pengadaan monografi dan buku desa tahun 2016/2017 di kabupaten itu dengan nilai mencapai Rp 7 miliar lebih yang dialokasikan dari dana desa.

Baca: Lulus Ujian SKD CPNS, Pria Ini Bagi Tips yang Ia Terapkan Saat Tes, Nomor 7 Sangat Penting

"Pengumpulan data-data kini ditingkatkan jadi tahap pra penyelidikan. Proyek monografi desa tahun 2016 Rp 4.741.935.00 dan buku desa tahun 2016 Rp 2.358.259.000. Sedangkan proyek monografi desa tahun 2017 Rp 1.887.104.000," ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Tenggara Fithrah SH kepada Serambinews.com, Sabtu (10/11/2018).

Baca: Disdukcapil Galus Usulkan 4 Unit Alat Rekam e-KTP

Menurut Kajari pengadaan monografi desa dan buku desa berkisar Rp 15 juta per desa.

"Pengadaan monografi desa masih dilakukan penyelidikan apakah ada markup harga dan kita juga masih menelusuri kenapa muncul anggaran tersebut dan bagaimana bentuk perencanaannya. Pengadaannya terorganisir dan kita akan tuntas kasus tersebut," ujar Fithrah. Pihaknya juga akan memanggil para Penghulu Kute dan Camat.(*)

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved