ISAD Kunjungi Serambi

Dewan Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Alumni Dayah Aceh (DPP ISAD) berkunjung ke Kantor Harian Serambi Indonesia

ISAD Kunjungi Serambi
SERAMBI/BUDI FATRIA
SEKRETARIS Redaksi Serambi Indonesia, Bukhari M Ali menerima kunjungan silaturahmi Dewan Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Alumni Dayah Aceh (DPP ISAD), diantaranya hadir Ketua Umum ISAD, Tgk Bustamam Usman, Wakil Ketua VI, Tgk Agusri Syamsuddin, Jubir ISAD, Tgk Mustafa Husen Woyla dan sejumlah pengurus lainnya, di Kantor Harian Serambi Indonesia, Meunasah Manyang, Pagar Air, Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu (14/11).

BANDA ACEH - Dewan Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Alumni Dayah Aceh (DPP ISAD) berkunjung ke Kantor Harian Serambi Indonesia di Gampong Meunasah Manyang, Pagar Air, Aceh Besar, Rabu (14/11). Kunjungan ini diterima Sekretaris Redaksi, Bukhari M Ali.

“Tujuan kami kemari untuk silaturahmi serta menyampaikan program kerja sama yang mungkin dijalin,” ujar Ketua Umum ISAD, Tgk Bustamam Usman, SHI MA.

Ia menjelaskan, pengurus ISAD periode 2018 - 2022 dilantik Kadis Pendidikan Dayah Aceh, Usamah El-Madny SAg MM, di Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Banda Aceh, 13 Oktober 2018. Latar belatar berdirinya DPP ISAD pada 5/4/2008 oleh almarhum Abuya Prof Dr Tgk H Muhibuddin Waly Alkhalidy MA.

Jubir ISAD, Tgk Mustafa Husen Woyla SPDI menyampaikan, pembentukan DPW ISAD sesuai dengan AD/ ART lingkup Asia Tenggara. Menurutnya, dakwah dengan lisan sudah banyak, sehingga pihaknya akan lebih fokus kepada berdakwah dengan tulisan. Adapun program ISAD yaitu MQK tahunan, kajian ilmiah bulanan, dakwah media, penulisan karya ilmiah, dan pelatihan menulis santri dan sarjana dayah.

“Terkait kerja sama dengan Serambi, kami menyediakan rubrik yaitu Serambi Mihrab yang terbit setiap Jumat. Kalau soal dakwah di radio sebelumnya juga sudah ada kerja sama dengan menghadirkan narasumber dari KWPSI,” ujar Sekretaris Redaksi, Bukhari M Ali menanggapi keinginan ISAD.

Dalam kesempatan tersebut, Jubir ISAD Tgk Mustafa Husen Woyla SPDI juga menanggapi isu terkini. Pihaknya mengecam pernyataan PSI yang menolak perda terkait syariat Islam. Menurutnya ini merupakan kearifan lokal di Aceh dan dilindungi oleh Undang-Undang.

Sementara terkait peristiwa pembakaran bendera tauhid, ia meminta hal tersebut tak perlu didramatisir dan berharap tidak terulang kembali. Demikian juga menjelang tahun politik 2019, agar para peserta pemilu tetap mengindahkan etika dengan tidak menyebar hoax dan kebencian. Ia berharap, keberagaman dalam ‘pesta demokrasi’ jangan sampai menimbulkan perpecahan umat. (rul)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved