38 Calon Mahasiswa Asal Aceh Bertolak ke Mesir via Malaysia, Ini Pesan Ketua IKAT di Bandara KLIA

Fadhil yang baru pulang safari dakwah bersama Ustadz Abdul Somad di Kalimantan, khusus terbang ke Kuala Lumpur, Kamis (6/12/2018) malam.

38 Calon Mahasiswa Asal Aceh Bertolak ke Mesir via Malaysia, Ini Pesan Ketua IKAT di Bandara KLIA
SERAMBINEWS.COM/Hand Over
Ketua IKAT Aceh, HM Fadhil Rahmi Lc memberikan pengarahan kepada calon mahasiswa baru Al-Azhar Mesir, asal Aceh, menjelang keberangkatan di Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur (KLIA), Malaysia, Jumat (7/12/2018) pagi. 

SERAMBINEWS.COM, KUALA LUMPUR - Sebanyak 38 calon mahasiswa Al-Azhar asal Aceh kembali bertolak ke Mesir, Jumat (7/12/2018).

Ke-38 calon mahasiswa yang berangkat hari ini adalah gelombang keempat dari total 137 alumni aliyah dan sederajat asal Aceh yang akan melanjutkan kuliah ke Universitas Alazhar, Mesir.

Keberangkatan seluruh calon mahasiswa asal Aceh ini difasilitasi oleh Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh.

Informasi diperoleh Serambinews.com, keberangkatan 38 calon mahasiswa Al-Azhar asal Aceh ini dilepas langsung oleh Ketua IKAT Aceh, H. M. Fadhil Rahmi, Lc di Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur (KLIA), Malaysia, Jumat (7/12/2018) pukul 10.00 waktu Malaysia (pukul 9.00 WIB).

Fadhil yang baru pulang safari dakwah bersama Ustadz Abdul Somad di Kalimantan, khusus terbang ke Kuala Lumpur, Kamis (6/12/2018) malam.

"Sengaja, dari jakarta langsung ke KL. Mau silaturrahmi dengan para duta pendidikan Aceh. Semoga mereka tambah termotivasi," ujar Fadhil melalui pesan Whatsapp kepada Serambinews.com.

Calon mahasiswa baru Al-Azhar Mesir, asal Aceh, berfoto bersama menjelang keberangkatan ke Mesir, di Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur (KLIA), Malaysia, Jumat (7/12/2018) pagi.
Calon mahasiswa baru Al-Azhar Mesir, asal Aceh, berfoto bersama menjelang keberangkatan ke Mesir, di Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur (KLIA), Malaysia, Jumat (7/12/2018) pagi. (SERAMBINEWS.COM/Hand Over)

Baca: 137 Putra Putri Aceh Siap Berangkat ke Mesir

Baca: GeRAK Usul Kadis ‘Dikurung’

Dalam sambutan pelepasan, Fadhil mewanti-wanti mereka untuk senantiasa ingat tujuan utama ke Mesir.

Ada 3 hal yang dipesan Fadhil kepada puluhan calon mahasiswa dan mahasiswi tersebut. 

Di antaranya dia meminta untuk menyeimbangkan kecerdasan tidak hanya intelektual dan keilmuan, namun juga harus dibarengi dengan kecerdasan sosial kemasyarakatan, ditopang dengan kecerdasan spiritual.

"Di Mesir, teguk ilmu sebanyak-banyaknya, namun jangan lupa bersosialisasi, bangun silaturrahmi dan jaringan,” pesan Fadhil.

“Tentu yang lebih utama dari itu semua, harus dekat dengan Allah. Sehingga nantinya tidak lahir intelektual yang arogan dengan ilmunya, yang tidak mengenal tipikal dan jauh dari masyarakatnya, miskin jaringan. Jangan jadi katak dalam tempurung. Lebih-lebih tidak dekat dengan tuhannya. Nau'zubillah," imbuh pria yang akrab disapa Syekh Fadhil ini.

Rombongan calon mahasiswa Al-Azhar asal Aceh yang berjumlah 38 orang dipimpin oleh Sufrizal Nurdin, Lc, MA, dari Lembaga Edukasi Timur Tengah IKAT Aceh.

"Sebelumnya sudah berangkat 3 rombongan dan alhamdulillah sudah sampai dengan selamat di Mesir disambut oleh Pengurus KMA (Keluarga Mahasiswa Aceh) di Mesir," ungkap Sufrizal.

Ditambahkannya, dengan keberangkatan gelombang keempat ini maka sudah 131 mahasiswa/i asal Aceh yang berangkat ke Mesir.

"Besok tanggal 8 Desember sisa 6 orang sebagai kloter terakhir akan menyusul. Mohon doa semoga lancar," pinta Sufrizal yang juga bendahara Panitia.

Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved