Lancarkan Unjuk Rasa, Puluhan Mahasiswa Minta Pemerintah Usut Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu

Massa menuntut penuntasan pelanggaran HAM di Aceh masa lalu. Sektor tambang juga mendapat sorotan massa.

Lancarkan Unjuk Rasa, Puluhan Mahasiswa Minta Pemerintah Usut Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu
SERAMBINEWS.COM/EDDY FITRIADY
Suasana massa pendemo terkait penuntasan kasus HAM di halaman Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Senin (10/12/2018). 

Laporan Eddy Fitriady | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Puluhan mahasiswa dari berbagai universitas dan organisasi di Aceh menggelar aksi damai dalam rangka memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) se-dunia di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Senin (10/12/2018) sekira pukul 10.30 WIB.

Massa menuntut penuntasan pelanggaran HAM di Aceh masa lalu. Selain itu, pengelolaan sumber daya alam (SDA) sektor tambang yang mendapat penolakan dari masyarakat juga menjadi sorotan massa.

Baca: Pemuda Langsa Ditemukan tak Bernyawa di Tanggul TPI Lampulo, Banyak Darah Keluar dari Kepalanya

Baca: Nikah Lagi Usai Gagal Berumah Tangga 2 Kali, Daus Mini Sebut Istri Barunya Sederhana dan Tak Matre

Salah satunya soal keberadaan PT Emas Mineral Murni (EMM) di Beutong Ateuh Banggalang yang dinilai berpotensi terjadi pelanggaran HAM masa depan, di tengah kasus HAM masa lalu yang belum selesai sampai saat ini.

"Kami minta Plt Gubernur tegas menolak PT EMM di Aceh. Kalau cuma diam, kami curiga Plt punya saham di PT EMM," ujar salah seorang orator disambut teriakan massa.

Bahkan pendemo yang datang dengan menggotong benda menyerupai jenazah itu, menganggap Plt Gubernur seperti mayat yang dibungkus kain kafan tersebut.

Baca: Pasangan Kekasih Berpose Telanjang di Piramida Giza, Pemerintah Mesir Lakukan Penyelidikan

Baca: 6 Napi Pembunuhan Masih Buron

"Kalau hanya diam, Plt Gubernur tak ada bedanya dengan mayat ini, tak bisa berbuat apa-apa, bisu dan kaku," kata orator lainnya, seraya mengancam jika Nova Iriansyah tidak turun menemui massa, maka mereka melakukan akan shalat jenazah.

Hingga berita ini diturunkan, massa masih menunggu Plt Gubernur Nova Iriansyah di teras kantor tersebut. "Hari ini kami tidak menerima Humas maupun Jubir. Kami ingin Plt Gubernur langsung menjumpai kami," teriaknya.(*)

Penulis: Eddy Fitriadi
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved