Kembali Tunaikan Janji Kampanye, Anies Baswedan Bangun ITF

Anies menerangkan bahwa Jakarta merupakan satu di antara kota penghasil sampah yang paling produktif, yakni 7.000 ton sampah setiap hari.

Kembali Tunaikan Janji Kampanye, Anies Baswedan Bangun ITF
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyapa warga saat tiba di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta, Senin (16/10/2017). 

SERAMBINEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan kembali tunaikan janji kampanyenya, yakni membangun Intermediate Treatment Facility (ITF).

Dilansir Tribunwow.com dari akun Instagram @aniesbaswedan pada Kamis (20/12/2018), Anies mengungkapkan bahwa dulunya tempat pembuangan sampah diletakkan jauh dari rumah, namun sekarang cara pandang pengelolaan sampah seperti itu harus berubah.

Anies menerangkan bahwa Jakarta merupakan satu di antara kota penghasil sampah yang paling produktif, yakni 7.000 ton sampah setiap hari.

Menurutnya, diperkirakan tiga tahun lagi Bantargebang penuh dan tidak bisa menerima sampah dari Jakarta.

Anies beranggapan bahwa permasalahan sampah telah teridentifikasi sejak dua tahun lalu dan menjadi satu di antara janji kerja ketika kampanye bersama Sandiaga Uno.

Baca: 5 Fakta Bilik Asmara di LP Sukamiskin, Dibangun Suami Inneke Koesherawati Atas Izin Wahid Husein

Baca: Said Didu Sebut Tak Sedikit Koruptor Berlindung di Parpol Berkuasa, Mahfud MD: Betul itu Pak

Baca: Satu Korban Tsunami yang Ditemukan di Kajhu Teridentifikasi, Ketua HMI Fakultas Adab IAIN Ar-Raniry

Baca: Huawei Mate 20 Pro: Punya 3 Kamera & 5 Varian Warna, Ini Spesifikasi dan Harganya

Anies menyampaikan bahwa untuk pengolahan sampah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membangun Intermediate Treatment Facility (ITF).

Menurut Anies, ITF dibangun di Jakarta agar efisien, jaraknya dekat, truk sampah ke Bantargebang berkurang.

Selanjutnya, Anies memberikan kabar bahagia bahwa pada hari Kamis (20/12/2018), janji tersebut mulai direalisasikan dengan ground breaking ITF di Sunter.

Ia menyampaikan dengan adanya ITF yang bisa mengolah 2.200 ton sampah per hari, maka seperempat beban sampah ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang berkurang.

Ia juga menerangkan bahwa ITF ini menggunakan teknologi hijau terbarukan, ramah lingkungan, dan standar internasional dan sudah dimanfaatkan Finlandia, Singapura, Jepang, China dan lainnya

Halaman
12
Editor: Amirullah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved