8.574 e-KTP Warga Meninggal di Pidie Dimusnahkan, Disdukcapil Keluarkan Surat Penting Ini

Jumlah e-KTP milik warga yang meninggal dunia, hingga November 2018 mencapai 8.574 keping.

8.574 e-KTP Warga Meninggal di Pidie Dimusnahkan, Disdukcapil Keluarkan Surat Penting Ini
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NAZAR
Forkopimda Pidie membakar e-KTP invalid di halaman Disdukcapil Pidie, Jumat (21/12/2018). 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Pidie memusnahkan 8.574 keping e-KTP milik warga yang telah meninggal dunia.

Pemusnahan itu dengan cara membakarnya di halaman Disdukcapil Pidie, Jumat (21/12/2018).

Total e-KTP yang dibakar 16.074 keping yang dikumpulkan sejak 2013 hingga 2018.

"e-KTP yang kita bakar itu merupakan e-KTP invalid. Seperti e-KTP rusak, perubahan biodata dan warga telah meninggal dunia," kata Kepala Disdukcapil Pidie, Marzuki SH kepada Serambinews.com, Jumat (21/12/2018).

Baca: Dua Bocah Terkunci Berjam-jam dalam Mobil, Satu Bocah Tertolong, Satu Lagi Tewas Kehabisan Oksigen

Ia menjelaskan, e-KTP milik warga yang meninggal dunia, hingga November 2018 mencapai 8.574 keping.

Jumlah e-KTP warga meninggal yang dicatat Disdukcapil Pidie berdasarkan laporan keluarganya.

Laporan warga meninggal dunia, menurutnya, sangat penting dicatat di Disdukcapil, yang tujuannya untuk menertibkan data kependudukan.

Baca: Massa Ormas Islam di Aceh Gelar Aksi Solidaritas untuk Muslim Uighur, Minta Pemerintah Beri Bantuan

Dikatakan, warga yang dilaporkan meninggal dunia akan diberikan akte kematian secara gratis kepada keluarga.

Akte kematian itu bisa dipergunakan anak yatim saat menerima bantuan, yang menyatakan bahwa orang tua mereka telah meninggal.

Baca: Dua Lelaki Tanpa Busana Pelukan Dalam Mobil Positif Konsumsi Sabu, Polisi Kantongi Identitas Mereka

Juga bagi pasangan yang hendak menikah di Kantor Urusan Agama (KUA) dan keperluan lainnya.

"Kami imbau kepada warga supaya melaporkan kepada Disdukcapil jika ada keluarga meninggal dunia," pungkas Marzuki. (*)

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved