Dua Pengungsi Rohingya di Penampungan Panti Gepeng Dinsos Langsa Kabur

Mereka kabur ketika teman-temannya yang lain sedang melaksanakan shalat magrib.

Dua Pengungsi Rohingya di Penampungan Panti Gepeng Dinsos Langsa Kabur
SERAMBI/ SENI HENDRI
SEBANYAK 20 warga Rohingya saat dibawa dengan truk ke Kantor Imigrasi Langsa, untuk di datadan diverifikasi identitasnya, Selasa (4/12) pukul 08.10 WIB 

Laporan Zubir I Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Dua dari 21 pengungsi Rohingya, warga negara Myanmar, kabur dari penampungan sementara di Rumah Gepeng Dinsos Kota Langsa di Gampong Lhoek Banie, Kecamatan Langsa Barat.

Dua pengungsi Rohingya yang diketahui kabur pada Selasa (8/1/2019) malam lalu tersebut, yaitu bernama Syakara Haman (13) dan Muhammad Zubier (14).

Baca: Hasil Liga Inggris - Gol Tunggal Mohamed Salah Amankan Posisi Liverpool di Puncak Klasemen

Baca: Fitriani Satu-satunya Wakil Indonesia di Final Thailand Masters, Ini Strategi Pelatih di Laga Puncak

Baca: Puluhan Hektare Kebun Kelapa Sawit di Simpang Keuramat Aceh Utara Kembali Dirusak Gajah

Imformasi kaburnya dua pengungsi asal Myanmar ini, disampaikan Humanitarian Cordinator Yayasan Geutanyoe, Nasruddin, kepada Serambinews.com, Sabtu (12/1/2019).

Menurut Nasruddin, dua pengungsi Rohingya itu diduga kabur ke arah Medan, Sumut, karena dijemput oleh agen yang sengaja datang ke Langsa.

Apalagi selama ditetapkan sebagai pengungsi oleh UNHCR, para pengungsi Rohingya ini telah diperbolehkan menggunakan handphone.

Sehingga kemungkinan besar, selama ini Syakara Haman dan Muhammad Zubier telah berhungan dengan agen via telepon.

Mereka kabur ketika teman-temannya yang lain sedang melaksanakan shalat magrib.

Sedangkan petugas jaga di panti saat itu pulang sebentar ke rumah untuk mandi.

Diduga saat kabur dari panti gepeng tersebut, Syakara Haman dan Muhammad Zubier juga ikut membawa lima handphone sesama pengungsi lainnya.

"Malam itu lima orang pengungsi Rohingya kehilangan handphone, dan setelah dicek ternyata dua temannya itu sudah tidak ada di sana. Saat itulah diketahui mereka sudah kabur dari panti," ujarnya.

Dengan kaburnya dua pengungsi Rohingya itu, saat ini hanya tinggal 19 orang di penampungan Panti Gepeng Milik Pemko Langsa.

Pada 7 Desember 2018 lalu, 21 pengungsi Rohingya ini dibawa dari Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa ke Panti Gepeng Dinsos Langsa, setelah Wali Kota Langsa, Usman Abdullah, membantu tempat penampungan sementara bagi mereka.

Sebelumnya, sebanyak 20 muslim Rohingya asal Myanmar, pada 4 Desember 2018 sekitar pukul 08.10 WIB, mendarat di Pelabuhan Kuala Idi, Gampong Blang Geulumpang, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur.(*)

Penulis: Zubir
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved