42 Warga Aceh Nyaleg di Jawa

Tercatat 42 orang Aceh masuk dalam daftar calon anggota (caleg) di wilayah DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat

42 Warga Aceh Nyaleg di Jawa
SERAMBI/FIKAR W EDA
KETUA Umun Taman Iskandar Muda (TIM) Jakarta, Surya Darma, saat menyampaikan sambutan dalam acara pertemuan dan silaturahmi ‘Caleg Awak Geutanyoe’ di Aula Mess Aceh Jakarta, Sabtu (26/1). 

* DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat

JAKARTA - Tercatat 42 orang Aceh masuk dalam daftar calon anggota (caleg) di wilayah DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat. Mereka berasal dari berbagai partai politik diajukan sebagai caleg DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.

Masyarakat Aceh Jakarta yang tergabung dalam Taman Iskandar Muda (TIM) kemudian menggelar pertemuan dan silaturrahim ‘Caleg Awak Geutanyoe’ di Aula Mess Aceh Jalan RP Soeroso, Menteng, Jakarta, Sabtu (26/1).

Ketua Pengurus Pusat TIM, Surya Darma, mengatakan, ini bukti bahwa orang Aceh di perantauan mendapat kepercayaan dari warga tempatnya berdomisili. “Artinya orang Aceh bersifat inklusif, bukan ekslusif,” ujar Surya Darma.

Hadir dalam pertemuan itu sejumlah tokoh Aceh antara lain Mustafa Abubakar, Adnan Ganto, Ismail Rasyid, dan banyak lagi.

Menurut Surya Darma, pertemuan ini dimaksudkan untuk mengiformasikan kepada masyarakat pemilih di tiga provinsi tersebut agar memperhatikan ‘caleg awak geutanyo’ itu. “Tugas Taman Iskandar Muda adalah menyampaikan kepada warga Aceh yang tergabung dalam TIM, bahwa ada warga Aceh yang maju sebagai caleg,” ujar Surya Darma.

Ketua Panitia Silaturrahmi Caleg Awak Geutanyo, Ayah Muchtar mengatakan, pertemuan ini adalah yag pertama sekali diselenggarakan. “Para caleg diperkenalkan kepada warga Aceh dan tentu diharapkan dukungannya. Soal siapa orangnya dan dari partai mana, terserah kepada pilihan masing-masing,” ujar Ayah Muchtar.

Informasi ‘caleg awak geutanyo’ itu selanjutnya akan disebarkan ke kantong-kantong masyarakat Aceh di DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. “Termasuk kita sampaikan di warung-warung kopi Aceh,” ujar Ayah Muchtar.(fik)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved