Warga Aceh di Klang Malaysia Peringati Maulid, Potong 5 Sapi, 1 Kerbau, dan 5 Kambing

Kegiatan berlangsung selama dua hari, yaitu pada Sabtu pukul 09.00 sampai 12.00 tengah malam, dan Ahad pukul 10.30 pagi sampai pukul 04.00 petang

Warga Aceh di Klang Malaysia Peringati Maulid, Potong 5 Sapi, 1 Kerbau, dan 5 Kambing
Foto kiriman Teungku Roy
Panitia mempersiapkan daging untuk menu kenduri Maulid Nabi Muhammad di Pekan Meru Klang, Malaysia, Ahad (27/1/2019). 

SERAMBINEWS.COM – Ribuan warga Aceh yang bekerja dan menetap di kawasan Klang Malaysia, dan sekitarnya, serta penduduk tempatan, menghadiri acara Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, di Masjid As-Syarif Pekan Meru, Klang, Malaysia.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Ahad (26-27/1/2019).

Informasi tersebut disampaikan pemilik akun Liswenger melalui pesan Facebook, dan Kamaryadi bin Abdul Jalil, melalui pesan Whatsapp kepada Serambinews.com, Ahad (27/1/2018).

Kamaryadi bin Abdul Jalil yang biasa disapa Teungku Roy mengatakan, rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, dilaksanakan oleh Komuniti Masyarakat Melayu Acheh Meru.

“Kegiatan berlangsung selama dua hari, yaitu pada Sabtu pukul 09.00 sampai 12.00 tengah malam, dan Ahad pukul 10.30 pagi sampai pukul 04.00 petang,” kata dia.

Perantau asal Reubee Pidie yang menetap di Klang, Malaysia ini mengatakan, pada malam Sabtu atau Jumat malam, kegiatan diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Yusri bin Abdul Karim, dari Bukit Belimbing Kuala Selangor.

Panitia Maulid Nabi Muhammad SAW, di Pekan Meru Klang, Malaysia, foto bersama di depan panggung utama, Ahad (27/1/2019).
Panitia Maulid Nabi Muhammad SAW, di Pekan Meru Klang, Malaysia, foto bersama di depan panggung utama, Ahad (27/1/2019). (Foto kiriman Liswenger)

Dalam ceramahnya, Ustadz Yusri mengupas kisah kelahiran dan perjuangan Rasulullah Muhammad SAW dalam menegakkan Panji Allah.

Ustadz Yusri juga mengingatkan tentang pentingnya menjaga silaturahmi sesama Muslim, terutama hubungan ukhuwah antara masyarakat Aceh di Malaysia dengan masyarakat Melayu tempatan.

Kegiatan ini dihadiri oleh ribuan masyarakat Aceh dan penduduk tempatan.

Sementara pada Ahad pagi, ribuan masyarakat Aceh dan penduduk local kembali hadir pada acara kenduri sebagai wujud syukur atas hari kelahiran Baginda Rasulullah SAW.

Baca: Nyak Sandang, Garuda Indonesia, dan “Kebaikan’’ Malaysia untuk Aceh

Baca: Saudagar Asal Aceh Ini Sumbang Rp 72 Juta, Bayi Kembar di RS Malaysia Kembali ke Pelukan Ibunya

Halaman
12
Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved