Data 14.200 Pasien HIV Bocor, Menteri Kesehatan Singapura Minta Maaf

Menteri Kesehatan Singapura Gan Kim Yong menyampaikan permintaan maaf kepada publik, setelah terjadinya kebocoran informasi milik 14.200 pasien HIV.

Data 14.200 Pasien HIV Bocor, Menteri Kesehatan Singapura Minta Maaf
CHANNEL NEWS ASIA
Menteri Kesehatan Singapura Gan Kim Yong memberi keterangan terkait insiden kebocoran informasi pasien HIV. 

SERAMBINEWS.COM, SINGAPURA -- Menteri Kesehatan Singapura Gan Kim Yong menyampaikan permintaan maaf kepada publik, setelah terjadinya kebocoran informasi milik 14.200 pasien positif HIV.

Informasi sensitif milik pasien, termasuk nama, nomor identifikasi, nomor telepon, alamat tempat tinggal, hingga hasil tes HIV tersebut dilaporkan telah dicuri dan tersebar di internet.

Demikian diumumkan Kementerian Kesehatan Singapura, Senin (28/1/2019).

Baca: 1 Desember Hari AIDS Sedunia: Ini Perbedaan AIDS dan HIV yang Sering Dianggap Sama

Data yang bocor tersebut diketahui adalah milik 5.400 warga Singapura yang didiagnosis dengan HIV hingga Januari 2013, serta 8.800 warga asing yang didiagnosis dengan HIV sampai dengan Desember 2011.

Pelaku tindak pencurian dan penyebaran data rahasia tersebut diketahui dilakukan oleh Mikhy Farrera Brochez, seorang warga Amerika yang pernah tinggal di Singapura, dengan dibantu seorang dokter bernama Ler Teck Siang, yang memiliki akses untuk data rahasia tersebut.

Baca: Sembilan Penderita HIV Baru Ditemukan di Kabupaten Pidie, Remaja dan Pelajar Jadi Sasaran

"Saya menyesal bahwa salah satu mantan staf kami yang berwenang untuk akses ke informasi rahasia dalam pendaftaran HIV kami tampaknya telah melanggar pedoman keamanan yang ada," kata Gan Kim Yong, diberitakanChannel News Asia, Senin (28/1/2019).

"Kami telah bekerja sama dengan kepolisian dan sejumlah pihak lainnya untuk menonaktifkan akses menuju data yang bocor secara online sejak 25 Januari. Kami akan terus memantau dan memandang serius masalah ini," lanjutnya.

Ditambahkan Gan, kasus terhadap dokter Ler telah berada di pengadilan. Pihaknya berjanji akan mengambil tindakan tegas terhadap pelanggar.

Baca: Aceh Utara Tertinggi HIV/AIDS

"Kami tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas terhadap staf yang telah melanggar pedoman keamanan, menyalahgunakan wewenang, atau akses terhadap informasi rahasia," ujar Menteri Gan kepada wartawan.

Mikhy Farrera Brochez merupakan warga negara AS yang sempat tinggal di Singapura selama 2008 hingga 2016.

Halaman
12
Editor: Yusmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved