Tata Rias Aceh Berkerudung Dipakemkan Secara Nasional

Tata rias pengantin (TRP) Aceh berkerudung dan gaun panjang berkerudung yang dikembangkan oleh perias

Tata Rias Aceh Berkerudung Dipakemkan Secara Nasional
SERAMBI/NASIR NURDIN
KADISDIK Kota Banda Aceh diwakili Kasi PAUD-Dikmas, Dra Khatijah (baju putih) disaksikan Ketua Umum DPP Harpi Melati Dra Hj Suyatmi Harun (dua kanan) dan Tim Penguji dari LSK TRP Nasional menyerahkan berkas ujian kepada Ketua DPD Harpi Melati Aceh, Diah Assoka yang juga Ketua LKP Bungong Assoka sebagai materi uji kompetensi TRP Aceh berkurudung dan TRP gaun panjang berkerudung, di Gedung Sultan Selim II, Banda Aceh, Rabu (30/1). 

* Hasil Pengembangan Diah Assoka

BANDA ACEH - Tata rias pengantin (TRP) Aceh berkerudung dan gaun panjang berkerudung yang dikembangkan oleh perias profesional Aceh, Diah Assoka bersama Lembaga Kursus dan Pelatihan (LPK) Bungong Assoka dipakemkan secara nasional.

Informasi masuknya TRP Aceh berkerudung dan gaun panjang berkerudung sebagai salah satu kekayaan tatarias nasional—bahkan sudah dipakemkan oleh LSK TRP Pusat—dibenarkan oleh Ketua Umum DPP Harpi Melati, Dra Hj Suyatmi Harun MM disela-sela uji kompetensi pelaku usaha TRP di Aceh, berlangsung di Gedung Sultan Selim II, Banda Aceh, Rabu (30/1).

“Secara nasional kita bangga karena perias Aceh mampu menggali dan mengembangkan TRP yang anggun, indah, dan sesuai syariat Islam. TRP Aceh berkerudung dan gaun panjang berkerudung ini sudah kita pakemkan secara nasional,” kata Suyatmi, unsur tim penguji dari Direktorat/Lembaga Sertifikasi Kompetensi TRP Nasional.

Ketua DPD Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (Harpi) Melati Aceh, Diah Assoka tampak tak sanggup menyembunyikan keharuan ketika puluhan perias memperagakan kemahiran TRP Aceh berkerudung dan gaun panjang berkerudung.

“Alhamdulillah, inovasi dan hasil pengembangan kami ini telah menjadi salah satu kekayaan tatarias nusantara bahkan telah dipakemkan secara nasional. Semoga bisa menjadi warisan kebanggaan untuk anak cucu kita,” ujar Diah.

Pembukaan kegiatan uji kompetensi untuk pelaku usaha TRP Aceh berkerudung dan gaun panjang berkerudung dihadiri perwakilan dari Majelis Adat Aceh (MAA), Disbudpar Aceh, Wakil Wali Kota Banda Aceh, Kadisdik Banda Aceh diwakili Kasi PAUD-Dikmas Dra Khatijah, dan sejumlah undangan lainnya.

Menurut Diah, ada 41 pelaku usaha TRP se-Aceh yang ikut uji kompetensi dengan menghadirkan tim penguji dari Direktorat/Lembaga Sertifikasi Kompetensi Nasional. “Hasil uji kompetensi ini akan dinilai oleh tim dan selanjutnya peserta yang benar-benar kompeten berhak mendapatkan sertifikat dari LSK TRP Nasional,” kata Diah.

Rangkaian kegiatan itu berlangsung pada 28-30 Januari 2019 di Gedung Sultan Selim II, Banda Aceh yang diisi dengan seminar tentang TRP Adat Aceh Berkerudung dan TRP Gaun Panjang Berkerudung, workshop/praktik hasil pemantapan dan seminar, dan ditutup dengan uji kompetensi.

“Insya Allah, kami akan terus menggali dan melestarikan warisan leluhur di bidang tatarias pengantin dan sekaligus mendidik generasi muda untuk menjadi pelanjut warisan berharga itu,” demikian Diah Assoka.(nas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved