Sandi Angkat Isu Ekonomi Halal di Muzakarah Ulama

Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno ingin menjadikan Indonesia sebagai sentral ekonomi halal dunia

Sandi Angkat Isu Ekonomi Halal di Muzakarah Ulama
SERAMBI/JAFARUDDIN
Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno menerima buku sejarah Kerajaan Samudera Pasai saat berkunjung ke makam sultan tersebut di Desa Beuringen Kecamatan Samudera Aceh Utara, Minggu (3/2). 

IDI - Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno ingin menjadikan Indonesia sebagai sentral ekonomi halal dunia yang berpusat di Aceh.

“Saya ingin sekali Indonesia ini menjadi pusat ekonomi halal dunia dan pusatnya di Aceh. Keinginan ini didasari populasi muslim dunia yang mencapai 1,8 miliar orang,” kata Sandi dalam sambutannya pada Muzakarah Ulama Vll se-Aceh di Dayah Bustanul Huda, Gampong Alue Cek Doi, Kecamatan Julok, Aceh Timur, Minggu (3/1).

Berdasarkan data global ekonomi indeks, jelas Sandi, Indonesia saat ini berada di nomor urut 10 sedangkan nomor 1 dipegang Malaysia.

“Padahal kita (Indonesia) merupakan populasi muslim terbesar di dunia. Karena itu, saya ingin Indonesia yang berpusat di Aceh untuk menjadi pusat ekonomi halal dunia,” ujar Sandi.

Disebutkannya, negara-negara lain yang nonmuslim, seperti Thailand, Taiwan, Korea, dan Jepang sudah mengembangkan ekonomi halal untuk menguasai pasar potensial populasi muslim.

Namun, katanya, Indonesia malah mengimpor produk halal itu dan berada pada urutan 4 terbesar impor produk halal. Sedangkan negara pengekspor produk halal adalah Thailand.

“Saya ingin canangkan ini, Indonesia harus menjadi pusat ekonomi halal dunia. Insya Allah lima tahun ke depan masuk lima besar dan 10 tahun berikutnya menjadi pusat ekonomi halal dunia nomor satu. Insya Allah,” harap Sandi.

Setiba di Dayah Bustanul Huda, kemarin, cawapres nomor urut 02 tersebut langsung dipeusijuek oleh Abu Paya Pasi.

Pada kesempatan itu Sandi menyampaikan terima kasih sudah mengundangnya dan berharap silaturahmi tersebut diridhai Allah SWT.

Sandi juga berdoa agar pada 2019 kehidupan masyarakat Aceh jauh lebih sejahtera.

“Saya tidak ingin banyak berbicara hal-hal yang berhubungan dengan politik. Tapi saya ingin fokus ke ekonomi karena masih banyak masyarakat yang belum merasakan kesejahteraan. Masih banyak yang belum merasakan keadilan secara ekonomi,” tandas Sandiaga.

Secara khusus Sandi juga menilai Aceh sudah sangat baik toleransinya, komitmennya, dan pelaksanaan syariat Islam-nya.

“Kita tentunya memiliki komitmen. Ini harus kita jaga, harus kita lindungi. Jangan kita otak-atik. Kita kawal ahlussunah waljamaah,” ujarnya.

Sandiaga berharap melalui Muzakarah Ulama yang berlangsung di Aceh Timur bisa terus meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT dan Islam terus menebarkan generasi yang berakhlakul karimah.

Muzakarah Ulama Vll se-Aceh selain dihadiri cawapres nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno, Ketua DPA Partai Aceh Muzakir Manaf dan jajarannya juga sejumlah ulama kharismatik Aceh seperti Abu Nisam, Abu Serambi Aceh, Abu Paya Pasi, Abu Lueng Angen, Abu Blang Jruen, Abu Daud Hasbi, Abati Buloh Blang Ara, Waled Bakongan, Abu Lamkawe, Abi Matang Panyang, Waled Nu, Abu Madinah, Abati Babah Buloh, dan sejumlah ulama lainnya. Hadir juga Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al-Haytar, Forkopimda dari sejumlah kabupaten/kota, tokoh agama, masyarakat, dan ribuan jamaah dari berbagai daerah.(c49)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved