Gedung Lab SMTI Banda Aceh Diresmikan

Gedung Laboratorium Kimia Industri Miniplant Turun CPO dan Laboratorium Bengkel Mekatronika Sekolah

Gedung Lab SMTI Banda Aceh Diresmikan
SERAMBI/M NASIR YUSUF
KOORDINATOR Kepala Badan Pengembangan SDM Industri, Mujiono dan Sekjen Kementerian Perindustrian, Haris Munandar meresmikan Laboratorium Kimia Industri Miniplant Turun CPO dan Laboratorium Bengkel Mekatronika SMTI Banda Aceh, Sabtu (9/2). 

BANDA ACEH - Gedung Laboratorium Kimia Industri Miniplant Turun CPO dan Laboratorium Bengkel Mekatronika Sekolah Menengah Kejuruan Sekolah Menengah Teknologi Industri (SMTI) Banda Aceh yang terletak di Jln Tgk Di Blang, Sabtu (9/2), diresmikan Sekjen Kementerian Perindustrian, Haris Munandar. Gedung berlantai II yang dibangun dengan dana APBN tahun 2018 lalu itu, diharapkan mampu menjadi tempat praktikum siswa sehingga alumni sekolah menengah kejuruan tersebut bisa langsung memasuki dunia kerja.

Sekjen Kementerian Perindustrian, Haris Munandar pada peresmian tersebut turut didampingi Koordinator Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri, Mujiyono.

Tiga gedung lab yang diresmikan, dua di antaranya yakni Laboratorium Kimia Industri Miniplant Turunan CPO dan Lab Kimia Analis, prasastinya ditandatangani Sekjen Kementerian, Haris Munandar. Sedangkan, prasasti gedung Lab Mekatronika ditandatangani Koordinator Kepala Badan Pengembangan SDM Industri, Mujiono.

Pada kesempatan itu, Kepala SMTI Banda Aceh, Hariyanto menjelaskan, sekolah yang dipimpinnya itu saat ini sudah membuka pendidikan dual sistem hasil kerja sama dengan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM). “Sebanyak 24 siswa hasil kerja sama SMTI dengan PT PIM Lhokseumawe saat ini mulai berjalan. Kita berharap, program ini juga akan terus berkembang,” kata Hariyanto.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, Muhammad Roudhi mengharapkan, kehadiran Laboratorium Kimia Industri Miniplant Turunan CPO dan Laboratorium Bengkel Mekatronika itu akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan rakyat Aceh.

Menurut M Roudhi, Aceh memiliki CPO yang begitu banyak. “Tapi, selama ini kita belum bisa mengolah menjadi turunannya sepertinya minyak makan bermerek atau sabun mandi, dan produk lainnya,” tukas dia.

Untuk diketahui, SMTI Banda Aceh yang didirikan pada tahun 1965, saat ini memiliki tiga jurusan, meliputi Jurusan Kimia Industri, Kimia Analis, dan Jurusan Teknik Mekatronika.(sir)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved