Sidang Irwandi

Sidang Kasus DOKA, Kontraktor Mengaku Pernah Serahkan Rp 1 Miliar ke Orang Dekat Irwandi Yusuf

Uang yang ditujukan untuk Gubernur Aceh Irwandi Yusuf itu diberikan agar perusahaan Dedi dimenangkan dalam lelang proyek.

Sidang Kasus DOKA, Kontraktor Mengaku Pernah Serahkan Rp 1 Miliar ke Orang Dekat Irwandi Yusuf
ANTARA/DHEMAS REVIYANTO
GUBERNUR Aceh nonaktif, Irwandi Yusuf yang menjadi terdakwa kasus suap DOKA 2018 dan kasus penerimaan gratifikasi pelaksanaan proyek pembangunan Dermaga Sabang mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (17/12). 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Direktur PT Kenpura Alam Nangro Dedi Mulyadi mengaku pernah menyerahkan uang Rp 1 miliar kepada orang dekat Gubernur Aceh, Teuku Saiful Bahri.

Uang yang ditujukan untuk Gubernur Aceh Irwandi Yusuf itu diberikan agar perusahaan Dedi dimenangkan dalam lelang proyek.

Hal itu dikatakan Dedi saat bersaksi pada sidang kasus dugaan suap Dana Alokasi Khusus Aceh (DOKA), di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (11/2/2019).

Dia bersaksi untuk terdakwa Irwandi Yusuf dan dua terdakwa lain, yakni Teuku Saiful Bahri dan Hendri Yuzal.

"Saya minta Saiful supaya dimenangkan perusahaan saya. Beliau bilang kan ini Lebaran, mungkin ada kebutuhan untuk Meugang," ujar Dedi.

Baca: VIDEO - Petisi Irwandi Telah Ditandatangani Dua Ribu lebih, Lihat Komentar Netizen

Baca: Ini Isi Lengkap Petisi Rakyat Aceh Hentikan Kriminalisasi Gubernur Aceh Irwandi Yusuf

Baca: Ini Isi Lengkap Petisi Rakyat Aceh Hentikan Kriminalisasi Gubernur Aceh Irwandi Yusuf

Meugang adalah acara syukuran yang menjadi tradisi di Aceh menjelang Ramadhan dan dua Lebaran.

Pada hari Meugang, biasanya orang-orang kaya di Aceh, termasuk pejabat, memberikan daging atau bantuan uang untuk membeli daging, kepada masyarakat biasa.

Menurut Dedi, awalnya Saiful tidak menyebut nominal uang yang diminta.

Dedi kemudian menawarkan untuk memberikan Rp 500 juta.

Namun, menurut Dedi, Saiful memberitahu bahwa dana yang diperlukan bisa lebih dari itu.

Halaman
123
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved