Ribuan Data Kependudukan Warga Lhokseumawe Terblokir, Ini Penyebabnya

Sebanyak 8.404 data kependudukan warga Lhokseumawe, diblokir pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Ribuan Data Kependudukan Warga Lhokseumawe Terblokir, Ini Penyebabnya
KOMPAS/WISNU WIDIANTORO
Ilustrasi e-KTP (KOMPAS/WISNU WIDIANTORO) 

Laporan Saiful Bahri | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Sebanyak 8.404 data kependudukan warga Lhokseumawe, diblokir pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Pemblokiran dilakukan karena sampai saat ini mereka belum melakukan perekaman data diri KTP elektronik.

Bagi warga yang data kependudukan sudah diblokir, maka tidak bisa melakukan pengurusan administrasi, seperti untuk kebutuhan di BPJS, paspor, dan lainnya.

“Sesuai keputusan Kementerian Dalam Negeri, bila belum melakukan perekaman hingga 31 Desember 2018 lalu, maka data kependudukan mereka akan diblokir. Jadi untuk saat ini, ada delapan ribu lebih warga Lhokseumawe yang data kependudukannya diblokir,” ujar  Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Lhokseumawe, Taufik SSos MSP, Senin (11/2/2019).

Baca: Tak Rekam E-KTP, Data Kependudukan Diblokir

Baca: VIDEO - Wisata Gua Jepang di Bukit Lhokseumawe

Baca: Catat dan Ingat! Tahun Ini Pemkab Pidie Buka Formasi Pegawai Honorer K2 506 Orang, Guru Terbanyak

Karena itu, dia mengimbau masyarakat Lhokseumawe yang merasa belum melakukan perekaman, agar segera mendatangi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat untuk perekamanan data.(*)

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved