Kasus Penembakan Polisi

Polda Aceh Sebut Adi Reboen Komplotan Penembak Bripka Anumerta Faisal Berjulukan 'Setan Botak'

Adi Reboen juga masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Aceh Utara dalam kasus pembunuhan terhadap personel Bripka Faisal.

Polda Aceh Sebut Adi Reboen Komplotan Penembak Bripka Anumerta Faisal Berjulukan 'Setan Botak'
SERAMBINEWS.COM/IST
Alm Musliadi alias Aldi Rebon (43) saat berada di rumah duka. 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Polda Aceh membenarkan bahwa Mulyadi alias Adi Reboen (sebelumnya tertulis Musliadi dan Aldi Reboen), adalah anggota komplotan penembak Bripka Anumerta Faisal pada Agustus 2018 lalu.

"Tersangka Muliadi alias Adi Reboen juga masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Aceh Utara dalam kasus pembunuhan terhadap personel Bripka Faisal," kata Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Ery Apriyono, Minggu (17/2/2019).

Seperti diketahui, Bripka Faisal ditemukan tewas di tepi Pantai Bantayan Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara pada Minggu (26/8/2018) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. 

Awalnya dia diduga ditusuk kelompok kriminal bersenjata dengan benda tajam yang membawa norkoba pada hari itu.

Namun, belakangan diketahui, sebelum dibunuh, Bripka Faisal terlebih dahulu dikeroyok tujuh pria komplotan tersebut. 

Almarhum Faisal lalu ditembak dengan senjata api (senpi) jenis revolver miliknya setelah dirampas.

Ia ditembak pada bagian perut, dada dan mata kiri seperti keterangan polisi dalam konferensi pers Jumat (31/8/2018).

Diberitakan sebelumnya, Adi Reboen, meninggal dalam perjalanan setelah dirujuk dari RSUD Peureulak ke RSUD Kota Langsa, Minggu (17/2/2019).

Informasi yang dihimpun Serambinews.com, Adi meninggal karena mengalami pendarahan hebat, setelah tertembak saat tim Polda Aceh melakukan penangkapan di rumahnya di Gampong Seuneubok Teupin, Kecamatan Peureulak Timur, Aceh Timur.

Halaman
12
Penulis: Subur Dani
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved