Masuk 6 Besar Peraih Anugerah Prof A Madjid Ibrahim, Tim Provinsi Nilai RKPK Pemkab Aceh Timur

Tim Penilai Rencana Kerja Pembangunan Kabupaten (RKPK) tahun 2019 dari Provinsi Aceh, Rabu (20/2/2019) melakukan verifikasi lapangan,

Masuk 6 Besar Peraih Anugerah Prof A Madjid Ibrahim, Tim Provinsi Nilai RKPK Pemkab Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM/ SENI HENDRI
Asisten II Setdakab Aceh Timur, Usman A Rachman, didampingi Kepala Bappeda Atim Dr Darmawan, dan Anggota DPRK Ir Kasad, menyerahkan dokumen RKPK Aceh Timur tahun 2019 yang diterima oleh Weri SE, MA, selaku akademisi dari Unsyiah, didampingi Ir Alamsyah, MM selaku Kabid Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Bappeda Aceh, usai penilaian tahap II terkait Aceh Timur masuk 6 besar sebagai penerima Anugerah Prof. A. Madjid Ibrahim (AMI) ke-V tahun 2019, di Aula Bappeda Aceh Timur, Rabu (20/2/2019). 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI – Tim Penilai Rencana Kerja Pembangunan Kabupaten (RKPK) tahun 2019 dari Provinsi Aceh, Rabu (20/2/2019) melakukan verifikasi lapangan atau penilaian tahap II terhadap RKPK Aceh Timur tahun 2019 yang berlangsung di Aula Bappeda Aceh Timur.

Penilaian ini dilakukan seiring Aceh Timur merupakan satu dari 6 kabupaten di Aceh yang ditetapkan oleh Tim Penilai RKPK Provinsi Aceh sebagai penerima Anugerah Prof. A. Madjid Ibrahim (AMI) ke-V tahun 2019.

Tim penilai RKPK tahun 2019 dari Provinsi Aceh itu yakni, Ir Alamsyah, MM selaku Kabid Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Bappeda Aceh, Weri SE, MA, selaku akademisi dari Unsyiah, Elva Rahmi MT, dari Bappeda Aceh, dan Dr Irham Iskandar SE, MSi, juga dari Bappeda Aceh.

Selanjutnya dari Pemkab Aceh Timur, selain diikuti oleh Asisten II Usman A Rachman, Kepala Bappeda Atim Dr Darmawan, juga diikuti sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) kepala badan, kabid, camat, keuchik, tokoh masyarakat, unsus LSM, Anggota DPRK Ir Kasad, akademisi, dan insane pers.

Baca: Aceh Besar Terima Anugerah Predikat Kepatuhan Tinggi

Kabid Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Bappeda Aceh, Ir Alamsyah, mengatakan, dari 18 kabupaten di Aceh, Aceh Timur masuk sebagai kabupaten yang ditetapkan sebagai penerima Anugerah Prof. A. Madjid Ibrahim (AMI) ke-V tahun 2019.

Hal ini berdasarkan penilaian tingkat pencapaian melalui tiga aspek sebelumnya yaitu aspek capaian pembangunan, aspek perencanaan dan dokumen, dan aspek inovasi.

“Aspek capaian ini sudah dilaksanakan sebelumnya. Sedangkan penilaian tahap II ini yaitu verifikasi perencanaan ke depan bagaimana dokumen usulan dari musrembang gampong, kecamatan, dan konsistensinya dengan dokumen provinsi dan, nasional, serta bagaimana target dan sasaran secara nasional, serta bagaimana konsep menampung pokok pikiran dari dewan,” jelas Alamsyah.

Sebelumnya, jelas Alamsyah, pihaknya juga telah menilai capaian realisasi RKPK Aceh Timur tahun sebelumnya dengan menilai 10 indikator, yaitu tentang  pertumbuhan ekonomi, persentase kemiskinan, angka pengangguran, indek pembangunan manusia, pendapatan domestic regional brottu, tingkat keamanan, tingkat ketertiban, indeks pelayanan public (IPB), dan angka putus sekolah.

Baca: Aceh Kembali Terima Anugerah Keterbukaan Informasi Publik

“Dari semua ini sudah ada angka realisasinya. Karena itu, kita ingin buktikan apakah target dengan realisasinya sesuai atau tidak. Kalau tercapai tentu ini sangat bagus, tapi kalau tidak tercapai target, apa penyebabnya?,” ujar Alamsyah.

Selanjutnya, jelas Alamsyah, pihaknya yang terdiri dari tiga tim yang sedang menilai 6 kabupaten akan duduk kembali untuk menilai kabupaten yang masuk tiga besar, untuk selanjutnya diseleksi satu kabupaten terbaik mewakili Aceh ke tingkat nasional.

Kepala Bappeda Aceh Timur, Dr Darwawan, mengatakan Aceh Timur telah siap menghadapi tahapan seleksi tim RKPK tahun 2019 dari Provinsi Aceh, dan telah menyiapkan segala dokumen yang dibutuhkan.

Baca: Ini 29 Orang Penerima Anugerah Budaya PKA Ke-7

“Kita ingin menunjukan kepada seluruh stakeholder di Aceh bahwa Aceh Timur secara inovasi perencanaannya sudah kita lakukan sejak 2015. Jadi harapan kita dengan adanya ajang anugerah Prof A Madjid Ibrahim (AMI) ini kita ingin memberitahukan bahwa konsep perencanaan pembangunan Aceh Timur sudah mantap (kuat),  hanya butuh dukungan dari provinsi Aceh agar seluruh kebijakan dan program di Aceh Timur, dapat berjalan, dan kita berharap dapat juara satu,” ungkapnya.

Dr Darmawan mengatakan pihaknya bertekad memperbaiki system perencanaan pembangunan Aceh Timur ke depan, seperti tahun ini diharapkan semua OPD perencanaannya menggunakan E-planning, sehingga dokumentasinya tersimpan dengan baik.

“Harapan kita terwujudnya pemerataan pembangunan di seluruh gampong, dan kecamatan di Aceh Timur,” ujar Dr Darmawan. (*)

Penulis: Seni Hendri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved