Tiga Tahun DPO, Bos Pabrik Kecap di Bireuen Ditangkap Tim Kejari dan Polres, Ini Kasusnya

Tim Kejari Bireuen dibantu anggota Satreskrim Polres Bireuen, menangkap Ruslan Kasim (48), bos pabrik kecap di Bireuen, Rabu (20/2/2019).

Tiga Tahun DPO, Bos Pabrik Kecap di Bireuen Ditangkap Tim Kejari dan Polres, Ini Kasusnya
SERAMBINEWS.COM/FERIZAL HASAN
Tim Kejari Bireuen dibantu Satreskrim Polres Bireuen menangkap Ruslan Kasim (48), DPO kasus penyalahgunaan merek dagang, Rabu (20/2/2018). 

Laporan Ferizal Hasan l Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen dibantu anggota Satreskrim Polres Bireuen, menangkap Ruslan Kasim (48), bos pabrik kecap di Bireuen, Rabu (20/2/2019).

Ruslan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Kejari Bireuen sejak tiga tahun lalu.

Warga Desa Meunasah Dayah, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen tersebut ditangkap di rumah orang tuanya di desa itu.

Saat ditangkap, terpidana tidak melakukan perlawanan.

Informasi yang diperoleh Serambinews.com, Ruslan Kasim divonis satu tahun penjara karena melakukan penyalahgunaan merek dagang.

Ruslan memiliki pabrik kecap di Desan Meunasah Dayah, Kota Juang. Ia menggunakan merek "Singa" yang diproduksi di Kota Langsa.

Baca: Bisa Picu Kanker, BPOM Tarik 5 Merek Obat Darah Tinggi dari Pasaran, Anda Pernah Gunakan yang Mana?

Baca: Minum Kecap 1 Liter untuk Bersihkan Ususnya, Hal yang Buruk Terjadi Pada Organ Tubuh Wanita Ini

Baca: Awasi Penggunaan Bahan Pengawet, Dinkes Pidie Sidak Pedagang Mi di Pasar Sigli

Sementara kronologis penangkapan Ruslan berawal informasi dari Kejati Aceh kepada Kajari Bireuen.

Kajari Bireuen memerintahkan tim intelijen dan pidsus untuk menangkap tersangka dibantu tim Sat Reskrim Polres Bireuen.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen, Mochamad Jeffry SH MHum, melalui Kasie Pidana Umum (Pidum), Teuku Hendra SH MH didampingi Kasi Intelijen Fri Wisdom SH mengatakan, Ruslan sudah menjadi terpidana masuk DPO selama tiga tahun.

Halaman
123
Penulis: Ferizal Hasan
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved