Mahfud MD: Pemerintah Bisa Diperkarakan Jika Menolak Berikan Data Lahan Berstatus HGU

Hal itu dikatakan Mahfud MD melalui akun Twitter @mohmahfudmd, Selasa (26/2/2019), menjawab pertanyaan The Son Of Papua

Mahfud MD: Pemerintah Bisa Diperkarakan Jika Menolak Berikan Data Lahan Berstatus HGU
Icha Rastika
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD. 

Mahfud MD: Pemerintah Bisa Diperkarakan Jika Menolak Berikan Data Lahan Berstatus HGU

SERAMBINEWS.COM - MANTAN Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengatakan, status lahan Hak Guna Usaha (HGU) bukanlah rahasia negara.

Hal itu dikatakan Mahfud MD melalui akun Twitter @mohmahfudmd, Selasa (26/2/2019), menjawab pertanyaan The Son Of Papua yang memiliki akun @arandamawei.

"Prof, kira2 ada dasar Hukum bagi kita rakyat untuk meminta Pemerintah membuka data semua lahan HGU yg di kuasai oleh rakyat gak?" tanya akun @arandamawei.

Baca: Heroik! Istri Polisi di Takengon Ini Gagalkan Aksi Perampok Bersenjata Api yang Masuk ke Rumahnya

Baca: Jika Jadi Menikah dengan Syahrini, Reino Barack Lupa Pernah Omong Begini Saat Masih Pacari Luna Maya

"Ada UU Informasi Publik yg mewajibkan lembaga2 pemerintahan utk membuka semua informasi yg bkn rahasia negara. HGU bkn rahasia negara. Tak boleh ada HGU yg dirahasiakan oleh pemerintah. Anda berhak meminta data itu. Kalau pemerintah menolak bs diperkarakan dgn adjudikasi ke KIP," jawb Mahfud MD.

Sebelumnya, perbincangan soal HGU menjadi ramai di media sosial maupun media massa, setelah calon presiden petahana Jokowi mengungkapkan capres nomor urut 01 Prabowo Subianto, menguasai ratusan ribu hektare lahan di Kalimantan dan Aceh.

"Saya tahu Pak Prabowo memiliki lahan yang sangat luas di Kalimantan Timur sebesar 220 ribu hektare, juga di Aceh Tengah 120 ribu hektare. Saya hanya ingin menyampaikan bahwa pembagian-pembagian seperti ini tidak dilakukan masa pemerintahan saya," papar Jokowi saat debat kedua Pilpres 2019, di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019).

Prabowo Subianto kemudian memberikan klarifikasi dalam sesi penutup debat kedua Pilpres 2019, Minggu (17/2/2019) malam.

Baca: BREAKING NEWS: Polisi Hentikan Kasus Slamet Maarif, Ini Penjelasan Polda Jawa Tengah

Baca: Sakit Hati Sering Jadi Motif Pembunuhan Sadis, Kapolresta: Majikan Jangan Suka Memaki Pekerja

"Tadi disinggung tentang tanah yang saya kuasai ratusan ribu (hektare) di beberapa tempat. Itu benar, tapi itu adalah HGU, itu adalah milik negara," jelas Prabowo Subianto.

Karena merupakan HGU, menurut Prabowo Subianto, maka sewaktu-waktu tanah tersebut bisa diambil kembali oleh negara.

Halaman
123
Editor: Amirullah
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved