Panwaslih Bener Meriah Akan Jatuhi Sanksi kepada ASN yang Terlibat Kampanye

Panwaslih Bener Meriah menegaskan, Aparatur Sipil Negara tidak boleh terlibat dalam kampanye caleg dan capres.

Panwaslih Bener Meriah Akan Jatuhi Sanksi kepada ASN yang Terlibat Kampanye
SERAMBINEWS.COM
Ilustrasi kampanye terbuka. Kampanye terbuka Pemilu 2019, dimulai 24 Maret hingga 13 April 2019. 

Laporan Muslim Arsani | Bener Meriah

SERAMBINEWS. COM, REDELONG - Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Bener Meriah menegaskan, Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak boleh terlibat dalam kampanyecaleg dan capres. Meskipun itu di lauar jam kerja dan tidak memakai atribut dinas.

“ASN enggak boleh berpihak, ASN enggak boleh ikuti kampanye terbuka" kata Komisioner Panwaslih Bener Meriah, Koordinator Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran pada Panwaslih Bener Meriah, Ramdona SH, Senin (25/3).

Ramdona mengatakan, larangan ini sudah tercantum dalam Pasal 2 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN.

Jika ASN yang melanggar aturan ini, ada sanksi yang akan diberikan berupa teguran, pemindahan tempat kerja, hingga penurunan pangkat.

Menurut dia, Panwaslih yangn akan menentukan pelanggaran jenis apa yang dilakukan ASN tersebut.

Kemudian, Panwaslih akan meneruskan putusan atas temuan atau laporan pelanggaran tersebut kepada Komisi ASN, untnuk kemudian menindaklanjutinya dengan menentukan sanksi.(*)

Baca: Ikrar Aku Siap Netral, PNS di Lingkungan MPU Aceh Siap Jaga Netralitas dalam Pemilu

Baca: Di Banda Aceh, Belum Ada Parpol yang Laksanakan Kampanye Terbuka

Baca: Jelang Kampanye Terbuka Jokowi di Lhokseumawe, 1.582 Personel Gabungan Ikut Apel untuk Pengamanan

Penulis: Muslim Arsani
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved