Kebun Warga Terbakar

Sekitar empat hektare kebun warga Gampong Suka Jadi Makmur, Kecamatan Langsa Baro, Jumat (29/3) siang terbakar hebat

Editor: hasyim
SERAMBI/ZUBIR
Petugas pemadam BPBD Langsa, Jumat (29/3) saat melakukan pemadaman lahan pwetanian warga Gampong Suka Jadi Makmur, Kecamatan Langsa Baro.SERAMBI/ZUBIR 

* BPBD Langsa Kerahkan Tiga Damkar

LANGSA - Sekitar empat hektare kebun warga Gampong Suka Jadi Makmur, Kecamatan Langsa Baro, Jumat (29/3) siang terbakar hebat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Langsa langsung mengerahkan enam unit mobil pemadam kebakaran, bersama puluhan petugas, tetapi mengalami kesulitan, karena api juga berkobar di dalam jurang.

Kebakaran lahan tersebut diduga akibat cuaca panas yang melanda daerah ini sejak beberapa hari terakhir.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Langsa, Ali Mustafa, mengatakan pihaknya mendapat laporan kebakaran lahan pertanian yang berada di Gampong Suka Jadi Makmur tersebut dari masyarakat sekitar pukul 11.30 WIB.

“Kami langsung mengerahkan puluhan petugas dengan tiga unit damkar, satu mobil TRC, dan 2 unit mobil tangki air untuk memadamkan kobaran api,” ujarnya.

Dia mengaku masih berada di lokasi kebakaran sampai Jumat (29/3) sore untuk melakukan pemadaman api di lahan warga yang terbakar dengan luas sekitar empat hektare.

Dia menambahkan, untuk melakukan pemadaman lahan kebun warga, BPBD Kota Langsa menurunkan petugas dari 3 pos yakni Pemadam Kota, Pemadam Barat dan Pemadam Timur.

Dia mengakui proses pemadaman mengalami kendala, karena sebagian posisi titik api berada di dalam jurang, serta sebagian jauh dari jalan utama.

Ali Mustafa menduga, kebakaran lahan itu akibat teriknya matahari yang cukup panas, apalagi di sebagian lahan ada tumbuhan ilalang kering yang mudah memicu kebakaran.

“Kami akan terus berada di lokasi untuk memastikan api padam, sehingga tidak akan menyebar atau menjalar ke pemukiman warga, yang berjarak 2 kilometer dari lokasi kebakaran,” sebutnya.

Ali Mustafa merincikan, lahan pertanian warga yang terbakar ini ditanami pohon kelapa sawit, pohon cokelat (kakao), pohon karet, dan lainnya.

Dikatakan, untuk kerugian para petani belum dapat diperkirakan, tetapi sebagian besar tanaman sudah hangus terbakar.

Dia menyatakan panasnya cuaca yang melanda daerah ini dalam berapa hari ini harus diwaspadai oleh masyarakat.

Dikatakan, jika ada terjadi kebakaran baik lahan maupun bangunan, agar segera melaporkan ke BPBD terdekat atau petugas berwajib, agar bisa dilakukan pemadaman secepatnya.(zb)

kebakaran lahan pertanian

* Kelapa sawit, pohon coklat

* Pohon karet dan lainnya.

* Luas lahan sekitar 4 hektare

* Petugas kesulitan memadamkan api

* Titik api ada di dalam jurang

* Jauh dari lokasi jalan utama

* Petugas Damkar tetap siaga

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved