Tolak Tambang Emas

Pengunjuk Rasa Menolak Tambang Audensi dengan Wakil Bupati dan Dewan

Audensi sempat dihentikan sekitar 15 menit lantaran memasuki waktu shalat dzuhur.

Pengunjuk Rasa Menolak Tambang Audensi dengan Wakil Bupati dan Dewan
SERAMBINEWS.COM/MAHYADI
Seratusan orang menggelar unjuk rasa menolak rencana PT Linge Mineral Resource melakukan penambangan emas di Kecamatan Linge, Aceh Tengah. 

Laporan Maryadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS. COM, TAKENGON - Seratusan pengunjuk rasa yang berdemo menolak hadirnya PT Linge Mineral Resource a)khirnya berudensi dengan Wakil Bupati Aceh Tengah Firdaus, Ketua DPRK, Nasaruddin Syarifuddin Nadin, serta sejumlah anggota dewan di ruang sidang DPRK setempat, Senin (8/4/2019).

Audensi sempat dihentikan sekitar 15 menit lantaran memasuki waktu shalat dzuhur.
Dalam audensi tersebut demonstran sempat mempertanyakan kepada pemerintah daerah setempat, tentang izin penambangan PT Linge Mineral Resources.

“Kenapa pemerintah kabupaten, ada sampai tidak tahu terkait dengan izin penambangan di Kecamatan Linge, “ kata orator, Satria Darmawan di hadapan wakil bupati dan anggota dewan.

Pertanyaan tersebut, belum sempat dijawab oleh wakil bupati dan dewan karena keburu masuk waktu shalat.

Baca: Dikeroyok Massa Kampanye Akbar Jokowi-Maruf Amin, Anggota TNI dan Panwaslu Alami Luka Serius

Baca: Elpiji Bersubsidi Langka, Agen Penyalur di Aceh Tenggara tak Gubris Surat Sekda

Baca: Pemkab Aceh Barat dan DPRK Bahas Otsus 2020 Senilai Rp 117 Miliar

“Atau kita shalat dulu pak, nanti setelah menunaikan shalat, kita lanjutkan kembali audensi ini, “ sebut Satria Darmawan.

Sementara itu, dalam unjuk rasa yang sebelumnya sempat memanas antara pendemo dengan aparat kepolisian, dilaporkan ada tiga orang pendemo yang dilarikan ke RSU Dari Beru, Takengon. Termasuk juga beberapa personel kepolisian dikabarkan ada yang terluka terkena lemparan serta hantaman gagang bendera para pendemo. (*)

Penulis: Mahyadi
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved