Warga Nagan Terseret Arus di Krueng Seumayam belum Ditemukan. Ini Upaya Petugas Pencarian

Jamaluddin (29) warga Desa Kuala Seumayan, KecamatanDarul Makmur, Kabupaten Nagan Raya yang hilang terseret arus sungai di Krueng Seumayam desa ..

Warga Nagan Terseret Arus di Krueng Seumayam belum Ditemukan. Ini Upaya Petugas Pencarian
SERAMBINEWS.COM/SA'DUL BAHRI
Foto/IST Para petugas dari BPBD Nagan Raya dan warga saat melakukan pencarian warga tenggelam di Krueng Seumayam di kawasan Desa Kuala Seumayam, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Selasa (9/4/2019). 

Warga Nagan Terseret Arus di Krueng Seumayam belum Ditemukan. Ini Upaya Petugas Pencarian

Laporan Sa’dul Bahri | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE – Jamaluddin (29) warga Desa Kuala Seumayan, KecamatanDarul Makmur, Kabupaten Nagan Raya yang hilang terseret arus sungai di  Krueng  Seumayam desa setempat, hingga Rabu (10/4/2019) belum berhasil ditemukan. Sebelumnya korban hilang terseret arus terjadi pada Selasa (9/4/2019) menjelang siang, sementara tim gabungan dari SAR, BPBD Nagan Raya, PMI, warga, TNI dan polisi masih terus berusaha mencari korban yang hilang itu.

Baca: KIP Aceh Sebut Zikir Adalah Ikhtiar Akhir Penyelenggara Pemilu

Baca: Warga Nagan yang Terseret Arus Krueng Seumayam belum Ditemukan

Baca: KIP Aceh Perkenalkan Peserta Pemilu kepada Jamaah Zikir Akbar

Keuchik Kuala Seumayam, Guntur kepada Serambinews.com, Rabu (10/4) mengatakan, korban hilang terseret arus sejak Selasa siang saat menuju pulang dari kebun sawit di desa setempat. Namun saat menyeberangi sungai korban tidak menggunakan sampan yang ada di daerah itu, sehingga ia tenggelam dan menghilang serta belum diketahui dimana keberadaannya.

Ia menambahkan, korban bersama tiga rekannya yang lain yaitu Junaidi, Heri dan Herman sekitar pukul 10.30 WIB menuju ke kebun yang berada di seberang sungai di desa setempat untuk mendodos sawit yang harus dipanen milik orang lain. Korban bersama saudaranya sebagai pekerja sawit, saat menyeberang pertama mereka semua menggunakan sampan, namun pada penyeberangan berikutnya saat menuju pulang, korban tidak menggunakan sampan akan tetapi langsung berenang sendiri tanpa ada pengaman, sehingga sebelum sampai kedaratan korban telah hilang dibawa arus sungai.

“Setelah kami mengetahui kejadian tersebut kita langsung beritahukan kepada keluarga korban dan warga setempat termasuk kepada pihak BPBD dan tim SAR guna melakukan pencarian terhadap korban yang hilang itu, termasuk pihak anggota PMI, anggota polsek dan Koramil di daerah itu.

“Korban belum berhasil ditemukan hingga Rabu sore, namun pencaharian terus dilakukan, dengan harapan korban yang hilang tersebut bisa ditemukan,” kata Guntur.

Penulis: Sa'dul Bahri
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved