Menteri ESDM Dukung Gubernur Aceh Batalkan Izin PT EMM

Langkah cepat diambil Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah

Menteri ESDM Dukung Gubernur Aceh Batalkan Izin PT EMM
SERAMBINEWS.COM/MASRIZAL
Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah sedang memberikan keterangan pers terkait tindak lanjut penanganan sengketa pemberian izin tambang untuk PT EMM, di Kantor Bappeda Aceh, Senin (22/4/2019). 

JAKARTA - Langkah cepat diambil Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. Ia menemui Ignatius Jonan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk menyampaikan pembatalan izin pertambangan PT Emas Mineral Mumi (PT EMM) yang beroperasi di Kecamatan Beutong Ateuh Banggala, Nagan Raya, Kecamatan Pegasing dan Kecamatan Celala, Aceh Tengah.

Pertemuan berlangsung, Kamis (25/4) di ruang kerja Menteri ESDM. Nova Iriansyah didampingi istri, Dyah Erti Idawati, Asisten II Taqwallah MKes, dan Kepala Badan Kantor Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA), Almuniza Kamal. Pertemuan berlangsung 20 menit.

Dalam pertemuan itu Plt Gubernur menyampaikan usulan pembatalan izin usaha tambang PT Emas Mineral Murni (EMM). “Alhamdulillah Bapak Menteri mendukung upaya pemerintah dan masyarakat Aceh guna pembatalan tersebut,” ujar Nova seusai pertemuan.

Operasi PT EMM di Aceh mendapat penolakan luas dari masyarakat. Mahasiswa menggelar aksi demonstrasi besar-besar di Banda Aceh dan sejumlah tempat lainnya.

Plt Gubernur Nova Iriansyah berjanji menyahuti aspirasi masyarakat Aceh tersebut dan memperjuangkannya ke pemerintah pusat untuk membatalkan izin PT EMM. Perusahaan modal asing itu beroperasi di Kecamatan Beutong Banggala, Nagan Raya, Kecamatan Celala dan Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah, dengan luas areal 10 ribu hektare.

Kepada Menteri Jonan, Plt Gubernur menyatakan, Pemerintah Aceh menyesalkan diterbitkannya Izin Usaha Penambangan (IUP) eksploitasi emas di Aceh oleh PT EMM. Sebab, hal tersebut tidak sesuai dengan kekhususan Aceh sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 156 Undang-Undang Pemerintah Aceh (UUPA). (fik)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved