Tafakur

Membinatangkan Manusia

Tanpa sepenuhnya mau menyadarinya, banyak di antara kita yang terjebak dalam perbuatan menonmanusiakan

Membinatangkan Manusia
IST
Jarjani Usman

Oleh Jarjani Usman

“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-ngolok)” (QS. Al-Hujuraat: 11).

Tanpa sepenuhnya mau menyadarinya, banyak di antara kita yang terjebak dalam perbuatan menonmanusiakan manusia. Di antaranya, manusia dibinatangkan, seperti dengan menyebut “kampret” atau “cebong.” Padahal banyak yang dibinatangkan juga adalah mereka yang sesama iman, yang sepatutnya saling menghormati walau berbeda aspirasi.

Bahkan yang mengerikan, saling membinatangkan itu berlangsung berhari-hari dan bahkan bertahun-tahun dan melibatkan orang banyak. Dengan membinatangkan sesama, banyak orang merasa puas. Namun sesungguhnya itu kepuasan dalam berbuat kemungkaran, yang seharusnya dihindari atau dicegah.

Apalagi kewajiban setiap diri kita sebagai penegak yang makruf dan pencegah segala bentuk kemungkaran, tidak berhenti walaupun sedang proses pemilihan umum. Masing-masing kita masih tetap di posisi amar makruf nahi mungkar. Membinatangkan orang lain bukanlah upaya mencegah kemungkaran, tetapi bisa meningkatkan intensitas kemungkaran. Siapapun tak ingin dirinya dihina, sehingga akan berusaha membalas hinaan. Terjadi hina-menghina secara berkelanjutan.

Bila mengikuti ajaran yang dibawa Rasulullah SAW, kita sebaiknya tampil untuk mengurangi dan bahkan menghilangkan kemungkaran. Walaupun itu berat, hal ini perlu dianggap sebagai suatu perjuangan, yang tentunya membutuhkan pengorbanan. Kita sendiri bisa menjadi korban cemoohan ketika mencoba memberi peringatan. Tetapi Allah menegaskan agar setiap diri kita mau saling memberi peringatan karena peringatan bermanfaat bagi orang beriman (QS. Al ‘Ala: 9).

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved