Enam Anggota DPR RI asal Aceh Wajah Baru

Dari hasil rekapitulasi suara tingkat kabupaten/kota diperkirakan ada tujuh partai politik (parpol) yang berhasil

Enam Anggota DPR RI asal Aceh Wajah Baru
IST

* Tujuh Petahana Bertahan

BANDA ACEH - Dari hasil rekapitulasi suara tingkat kabupaten/kota diperkirakan ada tujuh partai politik (parpol) yang berhasil mengirim kadernya menduduki kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI periode 2019-2024. Ketujuh partai itu adalah PAN, PKB, PKS, PPP, Gerindra, Demokrat, dan Golkar.

Menariknya, dari tujuh parpol tersebut, enam parpol selain PAN, masing-masing mengirim dua kader yang tersebar di dapil Aceh I dan dapil Aceh II. Selain itu, dari 13 orang anggota DPR RI yang kemungkinan terpilih, enam orang di antaranya merupakan wajah baru.

Dari enam nama tersebut, tiga orang berasal dari dapil Aceh I, yaitu Nazaruddin Dek Gam (PAN) menggantikan Muslim Ayub yang gagal meraih suara terbanyak, selanjutnya Rafly (PKS), dan mantan wali kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal (PPP).

Sedangkan tiga nama lainnya yang berasal dari dapil Aceh II yaitu mantan bupati Bireuen, Ruslan M Daud (PKB), Ilham Pangestu (Partai Golkar), dan TA Khalid (Partai Gerindra), Ketua DPD Partai Gerindra Aceh yang juga mantan calon wakil gubernur Aceh pada Pilkada 2017.

Sementara itu, calon petahana yang masih bertahan dari dapil Aceh I adalah Salim Fakhry (Partai Golkar), T Riefky Harsya (Partai Demokrat), Fadhlullah alias Dek Fad (Partai Gerindra), dan Irmawan (PKB). Sedangkan dari dapil Aceh II ada Nasir Djamil (PKS), Anwar Idris (PPP), dan Muslim (Partai Demokrat).

Khusus untuk T Riefky Harsya dan Nasir Djamil, jika benar terpilih lagi dalam Pemilu kali ini, berarti merupakan periode keempat kalinya bagi mereka berdua duduk di Senayan. Sebuah prestasi politik yang mengagumkan.

Dari data yang diperoleh Serambi, masing-masing nama memperoleh suara badan tertinggi dari partai peraih kursi di masing-masing dapil. Namun demikian, nama-nama itu bisa saja berubah. Untuk data resmi penetapan calon terpilih harus menunggu keputusan KPU RI paling telat 22 Mei 2019.

Untuk dapil Aceh I, suara badan terbanyak diraih T Riefky Harsya, yakni 128,906 suara, disusul Nazaruddin Dek Gam 94.000 suara, Salim Fakhry 62.846 suara, Irmawan 56.000 suara, Fadhlullah 47.000 suara, Rafly 36.596 suara, dan Illiza Sa’aduddin Djamal 32.160 suara.

Dapil Aceh I terdiri atas 15 kabupaten/kota, yaitu Pidie Jaya, Pidie, Aceh Besar, Banda Aceh, Sabang, Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Simeuleu, Abdya, Aceh Selatan, Singkil, Subulussalam, Aceh Tenggara, dan Gayo Lues.

Sedangkan peraih suara badan terbanyak di dapil Aceh II, yaitu TA Khalid dengan 71.995 suara, disusul M Nasir Djamil 55.000 suara, Muslim 51.309 suara, Ruslan M Daud 45.000 suara, Ilham Pangestu 39.719 suara, dan Anwar Idris 35.841 suara.

Dapil Aceh II meliputi delapan kabupaten/kota, yaitu Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara, Lhokseumawe, Bireuen, Bener Meriah, dan Aceh Tengah.

Hilang kursi
Dari hasil perolehan suara sementara juga diketahui bahwa Partai NasDem gagal mempertahankan kursinya pada Pemilu 2019. Sebelumnya, partai pimpinan Surya Paloh ini berhasil mengirim dua kadernya ke DPR RI, masing-masing dari dapil Aceh I, Prof Bachtiar Aly dan dapil Aceh II, Zulfan Lindan.

Selain NasDem, PDIP juga harus menerima kenyataan pahit ini. Partai berlambang banteng moncong putih ini sebelumnya berhasil meraih satu kursi di dapil Aceh II yang diraih oleh Ir Tagore Abubakar. Tapi pada pemilu kali ini, kedua partai ini gagal meraih suara terbanyak sehingga tak dapat menempatkan wakilnya di Senayan. (mas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved