Kisah Perempuan Aceh Bekerja di Malaysia, Nasib tak Semujur Impian

Halimah dideportasi bersama Yusnidar dan Suryani bersama 38 pekerja asal Indonesia lainnya, tiba di Bandara Soekarno Hatta, Cengareng, Jakarta.

Kisah Perempuan Aceh Bekerja di Malaysia, Nasib tak Semujur Impian
Serambinews.com
Dua pekerja asal Aceh yang ditangkap di Malaysia, Halimah dan Yusnidar (1 dan 2 dari kiri) bersama staf Kantor Peghubung Pemerintah Aceh di Jakarta, Kamis (16/5/2019). 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Bertarung nasib di negeri orang adalah pilihan pahit, namun harus dijalani untuk menyambung hidup.

"Di kampung, saya tak punya apa-apa. Tak ada tanah tak ada rumah. Saya bekerja sebagai buruh tani dengan penghasilan sedikit," kata Halimah, perempuan asal Cot Girek, Aceh Utara yang dideportasi oleh Pemerintah Malaysia

Halimah dideportasi bersama Yusnidar, ibu satu anak asal Lhoksukon, dan Suryani asal Peureulak Aceh Timur, bersama 38 pekerja asal Indonesia lainnya, tiba di Bandara Soekarno Hatta, Cengareng, Jakarta, Selasa (14/5/2019).

Halimah, mencari kerja sebagai pembantu rumah tangga di negeri jiran itu, berangkat ke Malaysia melalui Dumai, menumpang boat nelayan, pada November 2018. 

Tapi nasib tak semujur impian. Tiba  di Port Dixon, pelabuhan Negeri Sembilan, justru langsung ditangkap aparat keamanan setempat dan dijebloskan dalam penjara Sungai Udang, Negeri Sembilan.

Halimah seolah "menangkap angin," harapan yang dipupuk sejak di kampung untuk mengubah nasib, tempias begitu saja.

Lima setengah bulan Haliman ditahan, sebelum kemudian dipulangkan ke Indonesia melalui Jakarta.

Ia nekat menyeberangi Selat Malaka berbekal uang 2 juta rupiah yang dia pinjam dari sanak keluarga di kampung. Dengan harapan, uang itu dia kembalikan setelah mendapat pekerjaan.

Halimah, penduduk desa Beurandang Asan, Kecamatan Cot Girek, Lhoksukon, Aceh Utara.

Halaman
123
Penulis: Fikar W Eda
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved