Opini
Memanusiawikan Anak-anak
Menurut catatan data Komisi Nasional Perlindungan Anak, selama semester pertama tahun 2011, ada sebanyak 23 anak Indonesia
Selanjutnya, bangunlah komunikasi. Orang tua harus mengetahui kesulitan apa yang diperoleh anak di sekolah, seperti kesulitan mengikuti pelajaran, permasalahan dengan teman, atau ketidak-sukaan anak dengan lingkungan sekolah. Orang tua juga harus mengetahui apa sebenarnya yang menjadi kegemaran anak, atau kegiatan apa yang membuat mereka nyaman.
Dengan mengetahui hal-hal tersebut, selain dapat memantau perkembangan anak di sekolah, orang tua juga dapat dengan mudah memberikan solusi bagi permasalahan mereka. Jangan lupa melibatkan guru apabila merasa masalah yang timbul tidak dapat diselesaikan sendiri.
Akhirnya, anak-anak adalah manusia yang memiliki hak bermain, disayangi, dan berkumpul bersama keluarga. Jangan sampai, gara-gara perlakuan orang tua yang kurang bijak, anak-anak sampai melakukan hal-hal yang membahayakan sebagai pelampiasan. Setidaknya kita menyadari bahwa kepintaran bukan hanya persoalan akademik, tapi juga kecakapan sosial. Suatu hari anak-anak akan keluar dari sekolah dan mengabdikan diri mereka di dalam masyarakat.
* Muhammad Haekal adalah mahasiswa IAIN Ar-Raniry, alumnus Muharram Journalism College