Serambi Kuliner
Menikmati Rujak Ujong Blang
SEKELOMPOK remaja putri sore itu sudah berkumpul di sebuah pondok rujak di Pantai Ujong Blang, Lhokseumawe. Tiba-tiba suasana pondok
Perlu Ditata
PERHATIAN Pemko Lhokseumawe untuk pedagang kuliner selama ini memang ada, tapi belum maksimal. Artinya, masih ADA lokasi kuliner di Lhokseumawe belum tertata dengan baik, padahal itu salah satu sumber pendapat warga. Untuk itu, kita berharap pemko segera menata tempat itu dengan baik supaya tidak terkesan kumuh. Kita jangan hanya mengandalkan jajanan kuliner dari luar daerah saja, tapi Kota Lhokseumawe juga harus punya ciri khas sendiri.
* Teuku Andi Rahman, Dosen asal Lhokseumawe.(c37)
Layak Untuk Dipromosi
KAWASAN Pantai Ujong Blang, Kecamatan Banda Sakti dan Pantai Pulo Seumadu kawasan Rancong, Kecamatan Muara Dua Lhokseumawe layak untuk dipromosikan hingga ke luar daerah, sehingga lebih dikenal lagi. Namun, Pemko Lhokseumawe harus mengembangkan kawasan itu lokasi wisata itu menjadi lokasi khas kuliner di Lhokseumawe. Dengan demikian akan membantu masyarakat menjajakan kulinernya dan pasti akan meningkatkan pendapatan warga sekitar lokasi itu.
* Tara Tantya, Mahasiswi yang Berdomisili di Lhokseumawe.(c37)
Sekdako: Sedang Kita Kembangkan
MEMANG belum ada ciri khas kuliner di Lhokseumawe, karena itu kami sekarang sedang berupaya untuk mempatenkan salah satu jenis kulinar yang bisa menjadi khas Lhokseumawe. Pemko Lhokseumawe sekarang juga sedang mengembangkan kawasan jalan lingkar dari Ujong, Kecamatan Banda Sakti sampai ke Alue Kala, Kecamatan Muara Satu sebagai pusat kuliner di Lhokseumawe. Sehingga nanti kawasan itu menjadi tempat bagi pedagang yang ingin menjajakan kuliner, seperti ikan bakar, rujak, dan sejumlah jajanan lain.
Kita targetkan program pengembangan kawasan kuliner di Lhokseumawe bisa selesai tahun 2017. Sehingga ketika ada tamu dari luar daerah kita bisa memperkenalkan kuliner khas Lhokseumawe sekaligus untuk menarik minat dari tamu luar daerah.
Selain itu, Dinas Perindustrian, Perdagngan, dan Koperasi selama ini juga telah menyalurkan sejumlah bantuan modal usaha, bukan hanya bagi pedagang jajanan kuliner yang ada di Lhokseumawe tapi juga bagi pedagang lain. Setiap proposal yang diajukan selama ini tetap dibantu sesuai kemampuan keungan daerah.
* Dasni Yuzar SH MM, Sekdako Lhokseumawe.(c37)