Kamis, 30 April 2026

Alot, Pertemuan Aceh-Jakarta di Batam

Pertemuan tahap pertama antara tim Pemerintah Aceh dengan tim Kementerian Dalam Negeri membahas soal Bendera dan Lambang

Tayang:
Editor: bakri
zoom-inlihat foto Alot, Pertemuan Aceh-Jakarta di Batam
(Kiri ke Kanan) - Tanri, Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Djohermansyah Johan, dan Asisten I bidang Pemerintahan Pemprov Aceh Iskandar Agani, diwawancarai awak media usai berunding mengenai penggunaan bendera dan lambang Aceh di Hotel Harmoni One, Batam, Selasa (7/5). TRIBUN BATAMARGIANTO DA NUGROHO

“Hari ini seperti paripurna utamalah. Semua persoalan seperti bendera dan lambang. Mencoba lakukan perubahan bendera dan lambang. Tapi tim Aceh nggak bisa mengambil keputusan. Karena Qanun Aceh yang bentuk kan Gubernur dan DPRA. Jadi tim Aceh yang tujuh orang ini nggak bisa ambil keputusan perubahan,” papar Edrian.

Ia tak memungkiri dalam pertemuan tersebut sudah ada solusi-solusi yang tercetus. Namun, karena sifatnya masih perundingan, ia mengatakan tidak dapat menyampaikan ke publik.

“Masih ingin melanjutkan pertemuan kedua tanggal 16 Mei nanti. Di situlah secara konkrit solusi-solusinya dicari. Belum ada penambahan dari yang dua kesepakatan itu,” tambahnya.

Belum bertambahnya hasil kesepakatan antara kedua pihak itu, ditegaskan Asisten I Pemerintah Aceh, Iskandar A Gani. “Inilah salah satu langkah kami mencari solusinya, nggak ada itu istilah kami bertahan, tetap keras atau gimana. Tujuan kami bertemukan untuk mencari yang soft lah. Kalau deadlock tentu nggak ada rencana pertemuan lagikan di Makasar dan pertemuan ketiga,” kata Iskandar. Iskandar menyebutkan pertemuan ketiga nanti akan dilaksanakan langsung di Aceh.

Zaini tinggalkan hotel
Pertemuan tim Aceh-Jakarta di ruang Melbourne Hotel Harmoni One Batam tertutup rapat. Di depan pintu ikut dijaga seseorang. “Tadi Gubernur dari Acehnya ada pembicaraan di dalam kamar hotel saja,” ujar seorang sumber yang enggan namanya ditulis.

Saat pertemuan yang dihadiri Dirjen Otda Kemendagri Djohermansyah Johan itu dimulai, Gubernur Aceh Zaini Abdullah sudah meninggalkan hotel. “Dia (Zaini) nggak ikut pertemuan. Sekitar jam 09.30 WIB sudah pergi. Nggak tahu ke mana,” ungkap orang tersebut.

Menurut pria itu, kemungkinan besar Zaini pergi ke negara seberang bersama-sama Gubernur Kepri, HM Sani. “Nggak tahu ke mana, mungkin ikut sama Pak Sani. Pak Sani ke Singapura,” kata sumber itu lagi.(tribun batam/ane)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved