Gempa Aceh
Ratusan Anak Korban Gempa Belajar di Tenda
Proses belajar-mengajar (PBM) di lima sekolah dalam Kecamatan Tangse, Pidie, yang jumlah muridnya mencapai 597 orang, berlangsung
Dalam rapat tersebut, katanya, ditetapkan juga bahwa masa tanggap darurat gempa Tangse selama 12 hari ke depan. Sejak Rabu (23/10) hingga Minggu (3/11/2013).
Menurut Jarwansyah, sampai kini tim BPBA Aceh telah mendata rumah rusak berat dan rusak ringan di 15 desa dalam Kecamatan Tangse. “Untuk Kecamatan Mane dan Geumpang belum ada laporan rumah rusak akibat gempa,” kata Jarwansyah.
Untuk bantuan masa panik yang bersumber dari Pemerintah Aceh, kata Jarwan, sudah disalurkan. Selain dari Dinas Sosial Aceh juga ada yang dibawa langsung oleh BPBA berupa mi instan 40 dus, beras 1 ton, dan minyak goreng 200 liter.
Paket yang disalurkan Dinsos Aceh berupa mi instan 200 dus, minyak goreng 200 liter, beras 2 ton, dan 50 tenda. “Kita sudah serahkan bantuan ke kantor camat. Setelah itu kita gelar rapat dengan keuchik, untuk mendengarkan apa keluhan warga,” kata Jarwansyah.
Camat Tangse, Jafaruddin, kepada Serambi mengatakan, bantuan masa panik yang sempat tertahan di Aula Kantor Camat Tangse, Rabu (23/10) telah dibagikan kepada korban gempa melalui keuchik. “Keterlambatan itu hanya karena belum didata jumlah korban gempa sebagai penerima bantuan,” kata Jafaruddin. (naz/aya)