Opini
PON XX di Aceh Mengapa Tidak?
FILOSOFI Olimpiade dan Sejarah Olahraga Indonesia (sebuah kilas balik) Olimpiade Modern yang digagas
Tidak itu saja, panitia penyelenggara PON juga dapat memperkenal dan mempromosikan berbagai produk dan potensi daerah. Di samping itu, juga terjadi pembangunan infrastruktur daerah serta keuntungan nonfinansial yang tak ternilai. Sebagai contoh, Olimpiade Beijing 2008 di Cina, misalnya, pada hari pertama saja dikabarkan terjadi transaksi sebesar Rp 92 miliar dari penjualan aksesoris dan lainnya. Nah, jika Aceh menjadi tuan rumah PON XX pada 2020 mendatang, mengapa tidak? Semoga!
* Dr. Nyak Amir, M.Pd, Dosen Program Studi Magister Pendidikan Olahraga PPs Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh. Email: amir_fkip@yahoo.com