Minggu, 14 Juni 2026

KUPI BEUNGOH

Arah Baru Pendidikan Aceh Barat Daya 

Pemkab Abdya mempunyai dasar pijakan yang kuat dalam menselaraskan pembangunan pendidikannya secara nasional.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Serambinews.com/HO
Jufri, S.Ag, MM, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Sekretariat Daerah Kabupaten Abdya 

Oleh: Jufri, S.Ag, MM*)

“Mencerdaskan kehidupan bangsa” merupakan salah satu janji kemerdekaan yang tercantum pada Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Hal ini berimplikasi bagi peserta didik tentang pentingnya membangun kehidupan yang cerdas, yaitu kehidupan yang berorientasi pada kebajikan, keunggulan, dan kemajuan berkelanjutan dan terhindar dari segala hal yang merugikan dan/atau merusak, baik bagi dirinya sendiri maupun masyarakat. Pendidikan merupakan sarana untuk mencapai cita-cita tersebut.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan bahwa pendidikan nasional bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dengan mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 yang ditetapkan dengan Undang-Undang 59 Tahun 2024, bahwa untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, salah satu misi (agenda) pembangunan yang akan dilaksanakan adalah Transformasi Sosial, yaitu untuk membangun manusia yang sehat, cerdas, kreatif, sejahtera, unggul, dan berdaya saing.

Upaya tersebut dilakukan dengan memastikan pendidikan berkualitas yang merata, sehingga pendidikan menjadi inklusif dan adaptif dengan kualitas dan relevansi pendidikan yang terus meningkat sesuai tuntutan global dan zaman, berbasis prinsip pendidikan sepanjang hayat.

Otonomi dan Pendidikan

Berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, hubungan kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah di sektor pendidikan mencakup manajemen pendidikan,  kurikulum, akreditasi, pendidik, dan tenaga kependidikan, perizinan  pendidikan serta bahasa dan sastra.

Adanya pembagian urusan  tersebut merupakan urusan pemerintahan yang bersifat konkuren. Pendidikan di daerah, harus dikelola secara sinergis dengan kebijakan pusat untuk mencapai tujuan pembangunan secara bersamaan.

Sinergi ini sangat penting agar setiap kebijakan yang diterapkan di tingkat daerah dapat sejalan dengan visi dan misi pembangunan nasional. Dengan otonomi, daerah diharapkan dapat lebih cepat merespons tantangan dan kebutuhan masyarakat dalam bidang pendidikan, seperti peningkatan akses pendidikan, pengembangan infrastruktur sekolah, dan peningkatan kualitas tenaga pengajar.

Pendidikan Abdya

Pemerintahan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) di bawah kepemimpinan Bupati Safaruddin dan Wakil Bupati Zaman Akli mempunyai Visi Pembangunan Kabupaten Aceh Barat Daya untuk tahun 2025-2029 “Aceh Barat Daya Maju Masyarakat Sejahtera.” Visi pembangunan daerah menggambarkan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya dalam membangun daerah yang modern, adil, dan berdaya saing dengan tetap menjaga nilai-nilai budaya dan syariat Islam.

Visi ini mencerminkan keseimbangan antara pembangunan fisik dan peningkatan kesejahteraan sosial, yang berorientasi pada prinsip keberlanjutan dan inklusivitas.
Untuk mencapai visi tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya memiliki 8 misi, dimana pendidikan masuk kedalam misi ke 2 yaitu : "CARONG" Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia yang Terampil, Sehat, serta Menguasai Ilmu Pengetahuan Berbasis Agama dan Teknologi. Penetapan misi ke 2 ini telah diselaraskan dengan Asta Cita ke 4 Presiden dan misi ke 5 RPJMA Propinsi Aceh. Misi ini memiliki tujuan, meningkatnya intelektualitas dan karakter anak usia sekolah yang berdaya saing global.

Tujuan tersebut mempunyai 3 Sasaran yaitu: 1) meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pendidikan yang unggul, merata, inklusi, dan berkeadilan 2) pengembangan pembelajaran dan kurikulum 3) pemerataan dan meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan tenaga Kependidikan.

Dari 9 Agenda Prioritas yang termasuk Program Unggulan Pembangunan Daerah yang ditetapkan dalam janji kampanye, Pendidikan masuk kedalam poin ke 6 yaitu: Program Abdya Carong (Quality of Education). Pada misi ke 2 ini kemudian menurunkan beberapa program sebagai berikut : 1) Beasiswa Amal Pendidikan, 2) Pemerataan fasilitas dan tenaga pendidik di seluruh sekolah, 3) Peningkatan keterampilan dan prestasi Guru, 4) Pergelaran Pekan Pendidikan Abdya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved