Opini
Spirit Hijrah
SEBELUM hijrah --dari Mekkah ke madinah-- kondisi kaum muslimin sangat lemah dan teraniaya, namun keyakinan mereka
Kemudian masing-masing pihak berusaha meringankan beban pasangannya dan menyadari betul bahwa menyiapkan makanan, membereskan rumah, mencuci pakaian, memelihara anak, bukan hanya tanggung jawab salah satu pihak, akan tetapi tanggung jawab bersama. Kemudian menjaga kesetiaan yang telah diikrarkan ketika ijab-qabul, tidak mudah mengkhianati ikatan suci nan sakral tersebut, sembari mendoakan kesehatan dan keselamatan pasangan dan anak. Wallahu A‘lam.
* Dr. H. Agustin Hanafi, M.A., Ketua Prodi Hukum Keluarga, Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam UIN Ar-Raniry, dan Anggota Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh. Email: agustinhanafi77@yahoo.com
Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |