Puisi

Pagi Bening

selalu ada yang tak bisa terucapkan saat gerimis bernyanyi di pagi bening

terjaga dari tidur yang damai
gerimis masih menuliskan dirinya
di subuh yang kudus
masih kuingat doa-doa
dalam percakapan semalam
tuhan mendengarkan,
seperti kau dengar suara hujan
yang masih rinai sepagi ini

Sajak 10 Juni
(Bunda dari: Mirakel dan Tamara)

Aku berlabuh padamu, menjadi seberkas puisi.
Kau tertambat padaku, pelabuhan kasih tiada tepi.
Selamat Ulang Tahun!

Juni 2014

Mimpi yang Jalang

di dalam mimpiku yang jalang
kau menjadi lidah api
membakari pepohonan
yang membeku
di puncak kesunyian waktu

di dalam waktu
kita menyimpan semua rahasia
ia mengendap
menjadi percintaan
sepasang kupu-kupu

Banda Aceh, 2013

Aku dan Dia

aku bayangkan dia datang
tersenyum dengan manis
dan bermain bola di halaman.
aneh. bahkan tak bisa kuingat
wajahnya dan juga suaranya.
hanya sebersit cahaya cemerlang.
tapi dia datang menuju hatiku
aku tersenyum. tertawa juga.
ah, manisnya.

Hyatsville, Februari 2008

* Wiratmadinata, penyair dan peneliti tentang konflik. Sekarang Dekan Fakultas Hukum Universitas Abulyatama.

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved