Sabtu, 11 April 2026

Sebelum Beri Arahan, SBY Kenakan Tengkuluk Tamiang

Sebelum memberi arahan dan instruksi kepada Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang

Editor: bakri
KETUA Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, mengenakan tengkuluk dan senjata tumbak lada dari Aceh Tamiang di arena pameran di Gedung DPR RI Senayan, Jakarta, Rabu (9/9). SERAMBI/FIKAR W EDA 

JAKARTA - Sebelum memberi arahan dan instruksi kepada Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyempatkan diri mengenakan tengkuluk Tamiang dan memegang ‘tumbak lada’ senjata khas Tamiang.

Hal itu dilakukan SBY di arena pameran karya Sehati Aceh hasil produksi Usaha Kecil Menengah (UKM) Partai Demokrat di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Rabu (9/9). Pameran ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Ulang Tahun Partai Demokrat ke-14.

Tengkulok adalah hiasan kepala yang biasa dikenakan oleh pengantin Melayu Tamiang. Didampingi Ani Yudhoyono yang memegang tas tangan bermotif kerawang Gayo, SBY tampak gembira saat foto bersama dengan politisi Demokrat asal Aceh Teuku Riefky Harsya, Muslim SH, dan Ketua Fraksi Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono. Mereka berfoto di depan stand Mitra Sehati Aceh yang memamerkan aneka benda budaya dan kain dari Tanah Aceh.

Selepas itu SBY kemudian beranjak ke ruangan KK DPR RI untuk memberikan instruksi dan arahan kepada anggota Fraksi Partai Demokrat DPR.

Ada empat instruksi yang diberikan SBY. Pertama, agar fraksi Partai Demokrat dapat mengkritik dan memastikan APBN 2015 serta APBNP 2016 untuk tidak lebih besar pengeluaran daripada pemasukan. Ia berpesan, agar anggaran diprioritaskan untuk menghadapi tantangan ekonomi.

Kedua, SBY berpesan agar fraksi dapat mengkritisi dan memastikan kebijakan serta program pemerintah, tepat sasaran dan realistis. SBY menekankan kembali agar kebijakan dapat sesuai konteks masalah negara saat ini untuk mengatasi permasalahan ekonomi yang sedang mengalami tekanan.

Instruksi ketiga, SBY mengingatkan seluruh anggota fraksi dan kader agar dapat menyerap dan mendengar aspirasi masyarakat melalui berbagai media yang ada. Bahkan, ia menilai penting suara masyarakat di media sosial saat ini, karena sifatnya yang masih original. Ia juga berpesan agar fraksi untuk tidak lupa turun langsung ke daerah-daerah bertemu masyarakat.

Terakhir, SBY menegaskan agar terus mendukung penuh kebijakan pemerintah. Ia menolak cara-cara mengganjal kebijakan dan program pemerintah karena posisi partai yang tidak dalam koalisi pemerintahan.(fik)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved