Selasa, 12 Mei 2026

Lipsus

“Suami jangan Semena-mena”

WAKIL Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Hj Marlina Usman yang tak lain adalah istri Muzakir Manaf (Wakil Gubernur Aceh)

Tayang:
Editor: bakri

WAKIL Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Hj Marlina Usman yang tak lain adalah istri Muzakir Manaf (Wakil Gubernur Aceh) ikut menanggapi tingginya angka perceraian di Aceh. Menurut dia, pernikahan harus dijalani dengan sabar dan saling menghormati.

Dia juga menjelaskan beberapa penyebab perceraian yang ia ketahui seperti faktor ekonomi, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), narkoba, poligami tak sehat, dan pernikahan di usia dini. Sejumlah kondisi tersebut selanjutnya memicu perselisihan yang berlarut sehingga berujung pertikaian yang sengit, seperti kekerasan yang diakhiri dengan perceraian.

“Saya mengajak masyarakat untuk selalu bersabar, terutama kepada para istri. Banyak berdoa untuk kebaikan suami. Memang banyak keluarga yang bermasalah, tapi kita harus ingat masa depan anak lebih penting daripada mempertahankan ego. Pihak suami juga tak boleh semena-mena, jangan hanya bisa menyalahkan istri. Suami juga tak luput dari kesalahan, dan yang penting harus bertanggung jawab,” kata Marlina Usman saat diwawancarai Serambi di rumah dinas Wakil Gubernur Aceh, Blangpadang, Banda Aceh, Kamis (11/2).

Diakuinya, masalah ekonomi menjadi penyebab yang sensitif dan dapat merambat ke persoalan lain dalam keluarga. Kondisi ini biasanya terjadi terhadap rumah tangga yang dipimpin suami yang belum mampu memberi kebutuhan yang memadai. Dikatakan, apalagi jika sang suami sudah mengonsumsi narkoba, maka otomatis ekonomi keluarga akan morat-marit. Tak mustahil akan terjadi perselisihan dan berlanjut ke tindak kekerasan.

“Demikian juga mengenai pernikahan di usia yang belum matang, kedua pihak masih labil emosinya. Begitu pula dari sisi ekonomi. Jadi, sebaiknya menikah sesudah mapan secara mental dan ekonomi,” kata Marlina.

Saking pentingnya masalah rumah tangga ini, Marlina merasa perlu diselenggarakan seminar khusus untuk keluarga di Aceh. Ini dianggap sangat perlu, karena sebuah rumah tangga merupakan sesuatu yang kompleks permasalahannya. Melalui seminar ini diharapkan ada rencana berikutnya yang dapat meminimalisir perceraian. Para ulama-ulama selaku penasihat masyarakat juga diharapkannya sering memberikan materi-materi ceramah tentang pentingnya menjaga keutuhan keluarga.

Selama ini, kata istri Muzakir Manaf tersebut, pihak suami pasti menyalahkan istri. Begitu pula sebaliknya.

Ditanya mengenai sikapnya sebagai seorang istri pejabat, ia menjelaskan harus banyak bersabar karena terkadang sang suami banyak tugas sehingga harus dimaklumi. Dia mengaku banyak berdoa dan Shalat Tahajjud agar rumah tangganya langgeng, dikaruniai kebahagiaan dan keberkahan. (gun)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved