Pilkada 2017

Tahapan Pilkada Dimulai

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh secara resmi me-launching tahapan Pilkada Aceh 2017

Tahapan Pilkada Dimulai
Ketua KIP Aceh, Ridwan Hadi SH bersama Wakil Ketua KIP Aceh, Drs Basri M Sabi dan Sekretaris KIP Aceh, Drs Darmansyah MM serta Komisioner KIP Aceh, Robby Syah Putra SE, Hendra Fauzi S SiT, Fauziah ST, Junaidi SAg MH, Muhammad SE Ak memperkenalkan Maskot Pilkada Aceh pada acara launching Pilkada Aceh serentak 2017, di Gedung AAC Dayan Dawood, Unsyiah, Banda Aceh, Selasa (2/8). SERAMBI/BUDI FATRIA 

BANDA ACEH - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh secara resmi me-launching tahapan Pilkada Aceh 2017 yang dipusatkan di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh, Selasa (2/8). Pelaksanaan pilkada serentak 2017 resmi dimulai dengan ditandai pemukulan beduk oleh Komisioner KPU, Sigit Pamungkas, Gubernur Aceh dr Zaini Abdullah, Wakil Ketua DPRA Irwan Djohan, Ketua KIP Aceh Ridwan Hadi, Kapolda Aceh Irjen Pol Husein Hamidi, Kajati Aceh Raja Nafrizal, dan Kasdam IM Brigjen TNI Moch Fachruddin.

Pilkada Aceh sendiri akan berlangsung pada 15 Februari 2017 bersamaan dengan 101 daerah lainnya di Indonesia. “Dari Gedung Prof Dayan Dawood ini kita mulai tahapan pilkada serentak di Aceh,” kata Ketua KIP Aceh, Ridwan Hadi dalam sambutannya.

Amatan Serambi, launching tersebut berlangsung sukses meskipun pelaksanaannya sempat molor dari jadwal yang direncanakan. Penampilan tari saman sebagai tarian pembuka dan tari tradisi kolosal yang menggambarkan tiga fase Aceh yaitu konflik, tsunami, hingga fase damai menjadi sajian penutup dari Sanggar Seni Seulaweut (S3) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh membuat acara tersebut menjadi meriah.

Pada acara itu, juga dilakukan pemberian hadiah untuk pemenang sayembara maskot dan jingle Pilkada Aceh dengan tagline “Pilihan Boleh Beda, Geutanyoe Meusyedara”. Acara tersebut ditutup dengan pemukulan beduk oleh pejabat daerah bersama penyelenggara pilkada sebagai tanda dimulainya pelaksanaan pilkada serentak.

Ridwan Hadi dalam sambutannya mengatakan, di era 70-an suara beduk menjadi pertanda masuknya waktu shalat lima waktu dan pertanda waktu berbuka puasa dan imsak pada bulan Ramadhan. “Hari ini kita mulai lagi hal itu (pemukulan beduk). Tapi suara beduk kali ini menandakan dimulainya pilkada serentak bersama 101 daerah di Indoneesia,” katanya.

Gubernur Aceh, Zaini Abdullah dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada KIP Aceh yang menggagas pelaksanaan launching Pilkada Aceh 2017. Menurutnya, acara tersebut dinilai sebagai upaya mensosialisasikan dan menginformasikan kepada masyarakat Aceh bahwa pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati dan Wali Kota/Wakil Wali Kota di Aceh akan berlangsung pada 15 Februari 2017 dan tahapannya telah dimulai dari sekarang.

“Hari ini merupakan momentum awal dalam mensosilisasikan kepada masyarakat bahwa tahapan Pilkada Aceh telah dimulai dan kami harapkan semua pihak mendukung kelancaran penyelenggaraan Pilkada Aceh secara aman, damai, dan demokratis,” kata Zaini.

Dia berharap, agar pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh yang dilaksanakan secara serentak dengan 20 pemilihan bupati/wakil bupati dan wali kota/wakil wali kota di Aceh berlangsung lebih baik dengan meningkatnya partisipasi masyarakat untuk memilih. “Tanpa dukungan masyarakat, tahapan pilkada tidak akan berjalan secara optimal dan memberikan konstribusi pendidikan politik yang lebih luas dalam masyarakat,” pungkasnya.(mas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved