Kamis, 7 Mei 2026

Agus Yudhoyono Si Kutu Buku yang Pernah Bertugas di Aceh Semasa Konflik

Di Aceh, Agus terpilih sebagai Komandan Tim Khusus (Dan Timsus) dan ia berhasil melakukan tugasnya dengan baik

Tayang:
Editor: Amirullah
Instagram
Agus Harimurti Yudhoyono 

Ketika perang 34 hari berkecamuk antara Israel dan Hezbollah di Lebanon Selatan pada medio 2006, Indonesia menyatakan kesiapannya untuk mengirimkan pasukan perdamaian bila gencatan senjata terjadi.

Ketika itu, Agus berangkat ke daerah konflik yang masih rawan berkobar sebagai bagian dari Kontingen Garuda XXIII-A pada November 2006.

Pada bulan Juni 2014, Agus menempuh tugas pendidikan militer setingkat Sekolah Staf Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Command and General Staff College (CGSC) di Fort Leavenworth, Kansas, Amerika Serikat.

Sekolah ini merupakan sekolah yang sama diikuti oleh Ayahnya SBY. Ia menuntaskan tugas pendidikannya selama satu tahun dan lulus pad 12 Juni 2015 dengan hasil sempurna yaitu dengan IPK 4.0.

Di samping menempuh pendidikan militer, Agus juga berhasil menyelesaikan program Master dalam Kepemimpinan dan Manajemen (MA in Leadership and Management) dari George Herbert Walker School di Webster University dengan hasil yang sempurna, yaitu IPK 4.0.

Dari seluruh prestasinya, lantas tak membuatnya menjadi jumawa. Ia sering mengatakan, selain karena kerja keras, semua itu adalah karunia Tuhan yang patut disyukuri.

Ia sering mengatakan bahwa "Winning is not a chance, but it is a choice".

Motivasinya yang menginspirasi banyak orang dituangkannya dalam media sosial melalui akun Twitter pribadinya @AgusYudhoyono dan akun Instagram pribadinya @agusyudhoyono .

Ia selalu menyemangati para followersnya dengan sapaan-sapaan ringan yang menyejukkan seperti "Be strong, be tough, never give up. The best is yet to come." (Robertus Rimawan)

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved